Rizal Badudin: Preman Pembacok ASN dan Perusak Posko Dishub Harus di Hukum Berat

0
220
Bupati Tinjau Pos Jaga Dishub yang dirusak (Foto : Tar)

Morowali || matarakyatindo.com Tindakan premanisme, yang di alami salah satu ASN Dinas Perhubungan Kab.Morowali bernama Abraham Abbas alias Aco (43), mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Diantaranya, kecaman dari Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Morowali Ir.Muh.Rizal Badudin menyesalkan tindakan premanisme yang dilakukan salah satu pengelola Perusahaan Otobus (PO) diterminal Bungku bernama Guntur (50).

”Kami sangat sesalkan tindakan premanisme yang dilakukan saudara Guntur terhadap pegawai kami hingga menyebabkan sobekan dibagian kakinya,” Ucap Rijal dengan nada kesal saat berbincang dengan wartawan media ini diruang kerjanya (18/12).

Lanjut Rizal, saat itu (16/12) korban yang sementara menjalankan tugas bersama rekannya diterminal Bungku mendapat serangan brutal dari Guntur menggunakan benda tajam sejenis karter.

Pelaku yang sudah mengamuk terlebih dulu coba ditenangkan korban, tapi pelaku bukannya tenang malah tambah ganas dengan mengeluarkan sebilah benda tajam lalu menyerang korban yang mengenai bagian kakinya.

Lalu kemudian, setelah diamankan pihak aparat kepolisian, malamnya terjadi pengerusakan terhadap posko Dishub yang persis dipintu masuk terminal dan pasar tradisional Bungku.

Setelah ditelusuri dan berdasarkan saksi mata dilokasi kejadian, ternyata pelaku pengerusakan tak lain adalah anak pelaku yang kini sudah sama-sama mendekam di tahanan Polres Morut.

”Posko tersebut merupakan simbol daerah, dalam artian pelaku sama halnya melawan Pemerintah Daerah, jadi sangat layak jika pelaku dihukum seberat-beratnya karena pelaku melakukan tindakan melawan hukum yaitu tindakan premanisme sekaligus melawan Pemerintah,” Terang pria bertubuh tinggi semampai itu.

Suami dari wartawati Mega Ba’u salah satu koran lokal Sulteng itu, saat ini sedang dalam perawatan pihak medis untuk mendapatkan pemulihan.

Melalui WhatsApp miliknya, istri korban berharap agar pelaku diproses hukum karena telah menyebabkan suaminya luka sobek dibagian kakinya.

“Saya selaku istri korban meminta kepada pihak yg berwajib agar pelaku diproses hukum…Saat ini korban lagi menjalani proses operasiĀ  di rumah sakit,” Tulisnya.

Reporter : TARĀ 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here