SD dan SMP di Parimo Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

0
131

Kabid Manajemen SD Disdikbud Parimo Ibrahim SE, MAP (F-Pde)

PARIMO | matarakyatindo.com – Uji coba pembelajaran tatap muka bakal dilakukan di sekolah yang wilayahnya masuk zona hijau Covid-19. Selain itu, untuk tim pengajarnya (guru) harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 sekaligus telah mendapat persetujuan orang tua siswa berdasarkan syarat oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan RI.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong melalui Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Ibrahim SE, MAP kepada matarakyat-Indonesia menjelaskan, uji coba pembelajaran tatap muka ini dilakukan saat pembelajaran baru, khususnya untuk wilayah tertentu saja.

Hal ini dilakukan berdasarkan keputusan rapat hasil monitoring Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong (Sulteng) belum lama ini terkait untuk pembelajaran Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui pembelajaran tatap muka melalui tahapan uji coba pada tahun ajaran baru ini.

“Tapi hal itu tidak semena-mena akan dilakukan secara serentak untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Dan itu akan ada tahapan uji coba lebih dahulu, kemudian untuk pembelajarannya dilakukan sangat terbatas” kata Kabid di Kantornya, Rabu (12/6/2021).

Terbatasnya dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka, lanjut Kabid Manajemen SD, dimungkinkan melalui jadwal tertentu yaitu satu Minggu untuk pembelajaran kelas bawah bagi kelas 1, 2, 3 selama dua kali tatap muka.

Pelaksanaan pembelajaran dimaksud dilakukan secara bergiliran, misalnya kalau SD dari kelas I hingga kelas VI setiap harinya. Yang penting apabila kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah mendapatkan ijin rekomendasi dari tim gugus covid-19 Parimo, jelasnya.

Ibrahim menambahkan, jika hal ini sudah menerima ijin, kemungkinan saja akan dilakukan pembelajaran tatap muka karena merupakan salah satu syarat berdasarkan rekomendasi Tim gugus Covid-19.

“Untuk mendapatkan rekomendasi dimaksud, pihaknya akan melaporkan ke tim gugus covid-19 terkait adanya pelaksanaan vaksin bagi guru-guru di wilayah Kecamatan Parigi yaitu sudah mencapai 50 persen hari pertama Rabu (12/6/2021) dan dilanjutkan sampai hari Kamis (13/6/2021)” terangnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here