Sebanyak 1.200 Ton Beras Bansos Untuk KPM-PKH Se-Kabupaten Parigi Moutong Siap Disalurkan

0
696

PARIMO | matarakyatindo.com – Sistim penyaluran beras bantuan sosial (bansos) oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Sosial akan segera disalurkan sebanyak 1.200 ton kepada masyarakat atau Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di 23 Kecamatan.

Penyerahan bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu kepada pendamping PKH bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Parigi Moutong, Jum’at (2/10/20).

Melalui arahannya, Bupati Samsurizal terus mengingatkan kepada pendamping PKH untuk tidak berurusan dengan hukum hanya karena koordinasi lapangan tidak terarah, apa lagi soal bantuan sosial.

“Tolong pendamping PKH untuk berhati hati. Jangan memgambil yang bukan hak kita. Jangan dilakukan. Karena semua bantuan langsung dari Pusat terpantau. Saya punya motto siapa mandi basah,”Ingatnya.

Lanjut Bupati Samsurizal mengingatkan, bahwa saat ini tidak ada orang yang kebal hukum entah ia pejabat ataupun masyarakat semuanya sama.

“Begitu ada laporan dari masyarakat. Di cek ternyata betul langsung berurusan dengan hukum,”Tegasnya.

Bupati mengajak para pendamping PKH untuk bekerja demi kepentingan masyarakat dan tetap mematuhi protokol kesehatan, karena pendamping PKH selalu kontak langsung dengan masyarakat.

“Mari kita pertahankan Parigi Moutong tetap zona hijau. Jangan sampai bertambah lagi positif di Parigi Moutong,”Pintanya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Aristo SPd MAP. Kata Aristo, Bansos 1.200 Ton beras merupakan bantuan Presiden untuk PKH yang disalurkan kepada 27.838 PKM dimulai hari ini (2/10) yang dilayani oleh 3 Bulog yaitu Bulog Olaya, Bulog Tolai dan Bulog Ongka Malino.

“Ini kita berikan ke KPM 15 Kilo gram per Kepala Rumah Tangga. Jadi masyarakat PKH terima dua bulan 30 Kilo dulu dan 15 Kilo menyusul di bulan Oktober ini juga. Jadi totalnya per KK 45 kilo gram,”Ucap Aristo.

Menurut Aristo, bantuan beras tersebut langsung diterima masyarakat, sedangkan Anggota Pendamping hanya mendampingi. Khusus masyarakat yang ada di pegunungan kata Aristo dicari titik kumpul yang terdekat.

Sumber : Diskominfo / Editor : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here