Sebanyak 3200 Pelaku UMKM Daftar BLT Rp 2,4 Juta Membuat Dinas Koperas Dan UKM ‘Kewalahan’

0
106
Editor : Sumardin (Pde)

PARIMO | matarakyatindo.com – Bantuan Tunai Langsung (BLT) ini termasuk ke dalam Program Banpres Produktif yang ditargetkan mampu memberikan bantuan melalui dana hibah kepada 12 juta pelaku (UMKM) Se-Indonesia.

Pendaftaran bantuan Rp. 2,4 juta tahap dua telah di tutup pada 10 September 2020 kemarin. Walaupun sudah ditutup pelayanan pendaftaran sesuai informasi Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, namun pelaku UKMK yang ada di Kabupaten Parigi Moutong masih berdatangan ke Dinas Koperasi dan UKM untuk mendaftarkan sebagai penerima BLT tersebut.

Demikian penyampaian Kepala Dinas Koperasi dan UKM Parigi Moutong Ir. Sitti Wahyuni Borman, M.Si saat di temui wartawan, Jumat (11/9).

“Walaupun sudah di tutup pendaftarannya pada 10 September 2020 kemarin, kami tetap layani bagi masyarakat yang sudah berada di kantor yang belum mengetahui informasi batas waktu pendaftaran”. Ujar Kadis Koperasi.

Dikatakannya, Dinas Koperasi dan UKM dalam hal pemberian BLT Rp. 2,4 Juta ini, pihaknya hanya sebatas mensosialisasikan kepada masyarakat terkait Program Banpres Pruduktif untuk mendaftarkan UMKM sebagai penerima BLT Rp. 2.4 juta dan selanjutnya dinas mengurus berkas untuk dikirim ke pusat melalui online.

Sitti Wahyuni Borman juga menginformasikan, dari 30 Agustus 2020 Dinas yang dipimpinnya ini sudah membuka layanan dikantor bagi masyarakat yang mendaftarkan untuk menerima BLT Program Banpres Pruduktif.

Pihaknya juga telah mengantisipasi bagi masyarakat yang jauh dibagian utara dan selatan Parigi Moutong yang tidak sempat datang ke kantor untuk proses pendaftaran dan berkasnya yang dikirim melalui WhatsApp (WA) hingga 10 September 2020 sebagai batas pelayanan pendaftaran.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Ardin Haerollah,S,Sos saat ditemui melaporkan, jumlah peserta yang terdaftar dan telah melengkapi berkasnya hingga 10 September 2020 sebagai batas waktu pendaftaran sudah mencapai 3.200 orang pelaku UMKM.

“Saat ini kami, Dinas Koperasi dan UKM mulai tanggal 11 hingga 15 September 2020 masuk tahap perampungan berkas untuk dikirim ke pusat melalui Online. Lolos atau tidaknya berkas yang kami kirim nantinya ditentukan dari pusat, kami hanya mengusulkan dan saya berharap semua bisa lolos”. Ungkap Ardin

Ardin Haerollah, S,Sos selaku Kabid yang mengurus langsung Program BLT ini menjelaskan bahwa BLT 2,4 Juta ini adalah dana hibah modal kerja bagi UMKM yang belum pernah mendapat kredit atau pembiayaan dari perbankan. Jadi siapa saja yang sudah terdaftar dibank sebagai peminjam, tidak boleh lagi menerima bantuan tunai dari pemerintah pusat senilai 2,4 juta ini karena tidak memenuhi syarat. Jelasnya.

HUMAS PEMDA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here