Sebanyak 58 Komunitas Adat Terpencil Bela Negara & Bela Diri Disekolahkan Pemda di Perguruan Tinggi

0
233

PARIMO | matarakyatindo.com – Sebanyak 58 Komunitas Adat Terpencil (KAT) Bela Negara dan Bela Diri mengikuti pendidikan lanjutan ke 4 Perguruan Tinggi yaitu PGSD Univerisitas Tadulako (Untad) Palu Sulteng sebanyak 27 orang, Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Gowa Makassar sebanyak 8 orang, Sekolah Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone Makassar sebanyak 7 orang dan UIT Kesehatan Makassar sebanyak 16 orang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong Sudarmin Tombolotutu melaporkan bahwa tujuan pelepasan KAT mengikuti pendidikan lanjutan di perguruan tinggi untuk mempermantap ilmu yang telah dipelajari sebelumnya.

“Anak anak KAT ini mereka juga sebelumnya telah diajarkan berbagai ilmu sehingga tinggal menambah ilmu saja. Mereka juga mengusai tata rias, perbengkelan, tata boga, pelaporan Keuangan dan lain sebagainya,”Tuturnya.

Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu menitip pesan kepada Anak anak KAT bahwa dalam menimba ilmu di negeri orang harus mempersiapkan mental karena kata ia, kalau dari segi kemampuan dan kesehatan tidak diragukan lagi.

Bupati Samsurizal menambahkan, bahwa pelatihan untuk anak anak KAT telah dipersiapkan setahun lamanya.

“Perispkan mental anak anakku sekalian, karena kalau kemampuan dan kesehatan saya tidak ragukan,”Terangnya.

Kata Bupati untuk tahun depan dirinya kembali memanusiakan manusia untuk anak anak Nelayan.

“Tahun depan saya mau ambil anak Nelayan. Saya akan pilih dari Desa sijoli Kecamatan Moutong sampai Desa Maleali Kecamatan Sausu. Kalian harus memberi contoh dan harus berhasil,”Harapnya.

“Mental harus kuat, dan pulang harus berhasil membantu Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Sekali melangkah jangan mundur, karena orang mundur adalah berkhianat, dan berkhianat adalah menghancurkan negara,”Tegas sang Bupati pekerja keras itu.

Bupati Samsurizal juga menyampaikan pesan kepada KAT Bela Negara dan Bela Diri agar memohon doa restu dari orang tua masing masing.

“Mohon doa restu kedua orang tua itu penting. Jangan malu membawa foto orang tua di kampung orang. Kaena jika malu paati akan gagal. Jangan menyerah,”Pesannya.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Sektetaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah Dr H Hidayat Lamakarate MSi memberikan suport terhadap anak anak KAT yang akan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Menurutnya ini merupakan sebuah program yang sangat positif.

“Ini adalah program luar biasa yang prakarsa oleh Bupati Parigi Moutong. Saya ingin mengatakan kepada KAT, tidak ada orang yang bisa membangun daerah ini selain anak anakku sekalian. Kesulitan di daerah daerah terpencil insya allah dapat terjawab dengan kesempatan kalian melanjutkan perguruan tinggi”Imbuhnya.

Menurut Hidayat upaya dari Bupati Parigi Moutong menyekolahkan KAT, akan menjadi catatan penting Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan Pemerintah Provinsi Sulteng mendukung sepenuhnya.

“Saya optimis anak anakku bisa menyelesaikan penididkan dengan baik, Pemerintah menunggu untuk kalian mengabdi di wilayahnya sendiri,”Tutup Hidayat saat melepas anak anak KAT Suku Lauje Bela Negara dan Bela Diri untuk melanjutkan studi, bertempat di Gedung Serba Guna Tinombo, Sabtu (11/7/20)

TIM IKP DISKOMINFO PARIGI MOUTONG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here