Sebarkan Hoax Di Medsos, 2 Warga Ogotumubu Diintrogasi Tim Polsek Tomini

0
2579

Parimo – matarakyatindo.com Kepolisian Resort (Polres) Parimo Polsek Tomini, bergerak cepat mendatangi kediaman serta mengintrogasi 2 terduga pelaku penyebar berita bohong di media sosial terkait hilangnya 2 orang anak Perempuan Astrid (8) dan Andini (6) yang merupakan warga Desa Bugis Utara Kecamatan Mepanga beberapa waktu lalu.

Tak tanggung-tanggung, postingan Dahman yang merupakan Warga Desa Ogotumubu Kecamatan Tomini ikut menyebarkan berita Bohong lewat media sosial (Facebook) ikut memancing keingintahuan warganet lainnya guna beroleh informasi terbaru.

“Info dulu siapa yg di bunu dua orang ank di ogobyas kirim dulu fotonya” Tulis Dahman di akun Facebook miliknya, status ini menjadikan warganet lainnya untuk ikut mengomentari postingan status Facebook tersebut.

Di bunu atau hilang..? Komentar dari akun Irmawati Irma, tanpa melakukan kroscek lebih lanjut dan penuh rasa percaya diri Dahman langsung menjawab komentar tersebut

“Di bunuh ternyata yg membunuh ayah nya sendiri” Jawab Dahman.

Meskipun ada beberapa akun yang telah memperingatkan untuk tidak menyebar berita bohong, Dahman tetap tidak ‘Putus Semangat’ untuk menjadikan dirinya seolah-olah sebagai orang yang pertama beroleh informasi tersebut.

“Jgn asal” brkomentar klw tda ada bukti” Komentar akun  Hasby Corn, Dahman tetap menganggap bahwa apa yang di katakannya adalah benar.

Untuk menyakinkan warganet, Dahman malah berkomentar bahwa pelaku sudah diamankan oleh Polisi.

“Suda di tangkap so ada fesbuknya” tulis Dahman di dalam komentar akun Facebooknya.

Tak sampai disitu, Akun lainnya juga ikut mendukung hoax ini dan meyakinkan warganet lainnya dengan memberikan komentar di Facebook pada postingan Dahman.

“Iy betul informasix tu,,,bkn hilng krna ap”,,,tpi hilng krna ayahx yg culik lalu d,bunuh,,,,kok nga tw yah,,,,pdahal semua orng udah sebarkn/bagikn ke fb😊” tulis akun Itha Adjjah yang juga merupakan warga Ogotumubu

Kanit Provos Aiptu Made Mastrayasa, Kanit Binmas Aipda Suparlin, Bripka I Wayan Abdi, Brigadir Moh. Akbar dan Briptu Nyoman Suhendra langsung mendatangi rumah pelaku penyebaran berita Hoax Tersebut

Kanit Provos Aiptu Made Mastrayasa menjelaskan, 2 orang warga Desa Ogotumubu Kecamatan Tomini, bernama Dahman dan Itha, dinilai menyebarkan berita bohong di facebook, sehingga meresahkan masyarakat setempat akibat postingannya.

“Ini kita introgasi setelah yang bersangkutan menyebarkan berita bohong dengan menyebut Anggota Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan, padahal Notabenenya informasi tersebut sama sekali tidak benar, bijaklab bermedsos” Ujar Kanit Provos Aiptu Made Mastrayasa via WhatsApp pribadinya.

Sementara itu, Kanit Binmas Aipda Suparlin juga mengatakan bahwa Anggota Polsek Tomini langsung bergerak dan mengintrogasi kedua pelaku penyebar berita bohong terkait penangkapan pelaku seperti yang di sebutkan oleh Dahman di Akun Facebooknya.

“Kami dari Polsek Tomini tidak pernah melakukan penangkapan, seperti yang di informasikan di media sosial dan proses pencarian 2 orang anak tersebut hingga kini masih berlangsung, ini menjadi pelajaran bagi warganet lainnya untuk tidak seenaknya menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya” kata Aipda Suparlin saat dihubungi Via WhatsApp, Sabtu (08/08/2020) malam

Sementara itu, Dahman dan Itha yang hingga kini diintrogasi oleh Anggota Polsek Tomini, mengaku sangat menyesal atas perbuatan yang dilakukan dengan menyebarkan berita bohong di facebook serta membuat klarifikasi permohonan maaf lewat video.

Reporter : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here