Sejumlah Pelajar di Popayato Diserang OTK

0
875

Pohuwato | matarakyatindo.com – pelajar diserang Oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo (24/10/2019) Rabu malam. Mereka diserang sekitar pukul 00:30 Wita sementara mempersiapkan makan sahur puasa sunnah. Akibatnya sejumlah pelajar babakbelur.

Berdasarkan informasi yang dirangkum matarakyatindo.com, kejadian tersebut diduga berawal dari pelajar yang berasal dari Desa Loundoun dan Desa Popayato yang berselisih beberapa waktu lalu. Dalam insiden tersebut sejumlah pelajar babakbelur.

Salah satu korban yang tidak mau dipublikasikan identitasnya membenarkan aksi penyerangan OTK tersebut.

“Iya benar kami diserang oleh OTK kemarin malam pada pukul 00:30 wita, ketika kami sedang memasak makanan untuk sahur besoknya, karena akan melakukan puasa sunnah, dan masalah ini sudah dilaporkan kepihak berwenang”jelasnya.

Dikatakan pula, Salah satu dari enam belas orang yang diduga melakukan penyerangan tersebut mengancam korban menggunakan pistol.

“Kalau ngoni ba pukul kita mo tembak pa ngoni, kita mo kase mati ngoni, itu yang memegang pistol” tambahnya menggunakan bahasa setempat

Mantan Kepala Sekolah (Kepsek), JM menyayangkan kejadian yang menimpa siswanya, dirinya akan memproses kasus ini kejalur hukum.

“Saya selaku orang tua mereka di sekolah merasa keberatan dengan sikap pelaku tersebut, makanya saya melaporkan masalah ini ke Polsek Popayato. Tegasnya

Terpisah, Kapolsek Popayato IPDA A. Haerudin, S.H, S.Ip, mengatakan bahwa pistol yang digunakan pelaku mengancam korban adalah pistol korek.

“Yaa itu benar namun setelah kami adakan interogasi itu hanya pistol korek/macis” ujarnya

Ipda Ali mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terhadap kasus OTK ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, apabila terdapat unsur pidana maka akan melakukan gelar perkara

“Tetap akan diproses selama itu terpenuhi kumpulan bahan keterangan (pulbaket) hasil penyelidikan, jika ditemukan ada unsur pidana didalamnya maka akan dilakukan gelar perkara” Ungkapnya.

Reporter : Munafir Tumpinyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here