Sejumlah Proyek Jalan di Parimo Mengalami Deviasi Akibat Kenaikan Harga Aspal

0
44
Foto : (Roi) Kabid Bina Marga PUPR Parimo Vadlon

PARIMO, matarakyatindo.com – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengungkapkan progres pekerjaan infrastruktur peninggkatan jalan, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tercatat mengalami deviasi negatif.

“Ada beberapa titik masih peningkan ruas jalan dalam penyiapan badan jalan, dengan rata-rata progres sekitar 20-24 persen. Dan bervariasi, karena disebabkan terkendalanya kenaikan harga aspal curah saat akan memulai pekerjaan,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPRP Parimo, Vadlon, Seni 17 Oktober 2022 lalu

Menurut Vadlon, kenaikan harga aspal terjadi usai proses lelang pekerjaan Di ULP, Sementara itu untuk perencanaan peningkatan infrastruktur jalan telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Tuturnya.

“Namun, kami tidak mengacu pada kenaikan harga itu. Jadi teman-teman (pihak kontraktor) sedikit lama menunggu harga aspal. Namum penyiapan badan jalan sudah dilakukan, sambil menunggu aspal curah” jelas Vadlon.

Dirinya menyebut, proyek DAK tersebut bukan hanya pengaspalan saja. Tetapi, terdapat item pekerjaan pembuat talut dan plat duiker. Sehingga, kata dia saat menunggu penetapan kenaikan harga aspal, pihak kontraktor telah menyiapkan dua item pekerjaan itunterlebih dahulu. Sebutnya.

“Vadlon Berujar, diakhir Oktober 2022 ini, diharapkan pihak kontraktor telah menyelesaikan penyiapan badan jalan seperti talut dan plat duike, agar proses pengaspalan dapat segera dilakukan.

Tidak hanya itu, untuk percepatan pengaspalan juga harus dilakukan dengan memperhatikan berbagai metode, di antaranya uji coba, pengambilan sample untuk Laboratorium, pengecekkan kepadatan dan baru dilakukan penghamparan aspal.

“lanjutnya. Sekarang ini, ada beberapa titik yang sudah melakukan metode itu,” Meskipun telah mengetahui kendala yang dihadapi, kata dia, pihaknya tetap menjalankan aturan main sesuai dengan prosedur.

Di antaranya, yakni menyurati pihak kontraktor, serta melaksanakan Show Cause Meeting (SCM) yang diatur dalam pengadaan barang dan jasa. Dan peningkatan infrastruktur jalan itu, terdapat di Desa Kayu Agung Kecamatan Mepanga, Desa Petuna Sugi Kecamatan Bolano Lambunu, Desa Ongka Trimuspasari Kecamatan Ongka Malino, Desa Supilopong Kecamatan Tomini, Desa Balinggi Kecamatan Balinggi, Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan, dan Desa Tindaki Kecamatan Torue.

“Sehingga Total DAK tahun ini senilainRp 45 miliar, anggaran untuk masing-masing proyek bervariasi, mulai dari Rp 6 miliar hingga Rp 700 jutaan,” tutupnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here