Selama Satu Pekan, Ratusan Unggas di Gorontalo Mati Mendadak…! Apa penyebabnya ?

0
77

Editor : Sumardin (Pde)

GORONTALO | matarakyatindo.com –  Warga Kabupaten Gorontalo Utara provinsi Gorontalo yang berbatasan dengan provinsi Sulawesi Utara, khususnya yang memiliki peliharaan unggas jadi resah setelah ratusan unggas milik mereka mati mendadak.

Kematian unggas milik warga tersebut berlangsung hanya sepekan. Diduga akibat New Castle Disease atau lebih dikenal dengan sebutan warga setempat penyakit thethelo.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gorontalo Utara, Asrin Menu, menyebut, kematian massal hewan akibat penyakit tersebut sudah terpantau selama satu pekan.

“Peristiwa terbaru terjadi di Desa Kota Jin Utara, Kecamatan Atinggola,” ujar Asrin Menu di Gorontalo, Jumat (28/8/2020) seperti dilansir Antara.

Setelah mengetahui kabar adanya ratusan unggas mati mendadak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gorontalo Utara langsung menerjunkan satu tim untuk memeriksa bangkai hewan tersebut.

Hasilnya, melalui tes cepat (rapid test) puluhan bebek tersebut nonreaktif H5N1 atau flu burung.

Secara ciri fisik pada kematian unggas, katanya, thethelo mirip dengan flu burung, tapi tes cepat yang dilakukan menyatakan tidak.

Perubahan dari musim hujan ke musim kemarau, bahkan dalam minggu terakhir ini intensitas hujan cukup sering dengan cuaca panas, diduga Asrin menjadi penyebab serangan thethelo.

Menurut Asrin, pihaknya akan terus memantau dan memberikan edukasi kepada pemilik unggas khususnya ayam yang cukup mendominasi usaha peternakan di tingkat lokal.

“Edukasi yaitu dengan menyiapkan kandang yang baik untuk ayam dan bebek sebagai tempat bertelur, menetas dah bertengger,” katanya.

Dia memastikan, saat ini daerah itu masih bebas H5N1, namun tetap dilakukan pencegahannya.

Sedangkan masyarakat sekitat diminta bisa mewaspadai dengan menerapkan pola peternakan yang baik untuk menghasilkan produksi ternak sebagai komoditas pangan yang aman. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here