Sengaja Sebarkan Hoax Penangkapan Pelaku Penculik Anak, Dua Remaja ini di Ringkus Polres Morowali

0
1040

Morowali || matarakyatindo.com Ada-ada saja ulah dua remaja bernama Sarman (19) dan Sapiun (28), warga Desa Lembo Makmur Kec.Bumi Raya dengan sengaja sebarkan hoax (Berita Bohong) penangkapan pelaku penculik anak di Media Sosial lewat akun Facebook (Fb) miliknya.

Akibat perbuatannya, Polres Morowali meringkus dua remaja tersebut dan menetapkan sebagai TSK penyebar Hoax serta menjerat dengan Undang -Undang ITE No.19 tahun 2016 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda paling banyak 1 Milyar rupiah.

Dua TSK terpaksa diamankan pihak kepolisian Morowali karena telah membuat resah masyarakat, apalagi TSK dengan sengaja membuat skenario seolah benar adanya pelaku penculikan anak ditangkap berdasarkan keterangan dan pengakuan kedua pelaku tersebut.

Adapun proses penangkapan kedua TSK yakni, pada hari Rabu tanggal 22 Januari 2020 Sekitar jam 09.30 wita, di Desa Pebatae kec. Bumi Raya kab.Morowali, pelaku mengunggah
status di media sosial Face Book atas nama akun “Bang Aman” dengan mengunggah status bahwa ”sudah tertangkap lagi salah
satu kawanan penculik anak, sudah ini wajah salah satu yang ba culik-culik anak itu berdandan kaya wanita ternyata laki-laki, sudah diamankan di polsek, jadi mohon yang punya anak-anak tolong dijaga jangan biarkan berkeliaran, karena sudah maraknya
pencuri anak. SEKEDAR INFO. #VIRALKAN.”

Kemudian dibawah status tersebut terdapat gambar lelaki yang menggunakan hijab/kerudung warna biru, atas status dari Lk. Sarman tersebut menjadi viral di dunia maya dan membuat resah dikalangan masyarakat.

Informasi Hoax disebarkan oleh para pelaku melalui media sosial FB

Demikian dijelaskan Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno dihadapan sejumlah Wartawan saat menggelar jumpa pers di kantor Polres Morowali Kamis (23/1).

Lanjut perwira dua bunga dipundaknya itu, bahwa pemilik akun Bang Aman adalah Lelaki SARMAN, Tempat tanggal Lahir:
Limbo Makmur, 17 januari 2001, alamat Desa Limbo makmur kec. Bumi Raya kab. Morowali.
pekerjaan : tidak ada

Photo yang di unggah adalah seorang perempuan yang memakai jilbab /kerudung
berwarna biru dan ternyata adalah lelaki, temannya pengunggah yang bernama An.
SAPIUN alias Piun, 28 Tahun, pekerjaan buruh, suku Tolaki, alamat desa Limbo
Makmur Kec. Bumi raya kab. Morowali.

Adapun Kronologis kejadian sebagai berikut:
Pada hari Rabu tgl 22 Januari 2020 sekitar 09.00 wita, Lk. SARMAN, Ik. ISRAN dan Ik.
PIUN sedang bercerita-cerita di dalam rumah pr. INE alias ECE di desa Pebatae kec. Bumi
Raya kab. Morowali, sambil lelaki SARMAN mengambil gambar/foto.

Kemudian muncul pikiran untuk mengunggah status di medsos (facebook) tentang berita Penculikan Anak yang sudah diamankan di Polsek, saat itu bertepatan melihat lelaki menggunakan jilbab / kerudung milik dari perempuan INA Alias ECE sehingga lelaki SARMAN langsung memotret/mengambil gambar lelaki PIUN dengan gaya model perempuan.

Selanjutnya LK. SARMAN dengan sengaja mengunggah status di FB yang isi unggahanya statusnya bahwa ” sudah tertangkap lagi salah satu kawanan penculik anak, sudah ini wajah salah satu yang ba culik-culik anak itu berdandan
kaya wanita ternyata laki-laki sudah diamankan di polsek, jadi mohon yang punya
anak tolong dijaga jangan biarkan berkeliaran, karena sudah maraknya pencuri
anak.

SEKEDAR INFO. #VIRALKAN.” yang pada status tersebut dipasang Foto Lk.
Piun yang menggunakan kerudung/jilbab warna biru tsb dan status tsb ditandai dengan PIUN  dan 13 teman lainya di bumi raya – morowali, kemudian setelah status FB dari “bang aman” tersebut setelah di unggah sampai dengan saat ini status tersebut menjadi viral dan sdh banyak kali di bagikan baik di FB 143 (seratus empat puluh tiga), sebelum status dihapus oleh Lk. Sarman dan di grub WA morowali sudah menjadi viral.

Kemudian sekitar pukul 21.45 wita pemilik akun Face Book Bang Aman ( Lk. Sarman), bersama EK. Sapiun (Laki-laki yang di photo dengan menggunakan Jilbab warna biru), diamankan di Mako Polsek Bumi Raya dan keduanya mengaku telah membuat status tersebut dengan alasan untuk main-main/iseng-isen saja.

Adapun barang bukti yang telah diamankan sebagai berikut:
a. 1 (satu) buah Hand Phone samsung J7 Frame warna Putih Gold
b. 1 (satu) lembar jilbab/kerudung warna biru.

Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun
2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang berbunyi :
“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan
menyesatkan mengakibatkan kerugian konsumen dan transaksi elektronika
diancam dengan hukuman penjara 6 (enam) tahun dan denda paling banyak 1
Milyar rupiah”.

”Jadi kami himbau kepada masyarakat, bijaklah dalam bermedsos, jangan asal posting harus di filter terlebih dulu agar terhindar dari jeratan hukum,” Terang Kapolres Pertama Morowali itu seraya menghimbau.

Reporter : Patar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here