Sesuai Prokes, Tim Pengabdi Faperta UNTAD Gelar Pelatihan Kultur Jaringan kepada SMA Negeri 1 Parigi

0
114

Nampak para siswa-siswi yang sedang melakukan praktek di Laboratorium UNTAD (F-doc/UNTAD)

PARIMO | matarakyatindo.com – Pembelajaran tatap muka bagi Siswa-Siswi SMAN Parigi hingga kini belum juga mendapat sinyal dari Disdikbud provinsi, sehingga pihak sekolah belum dapat melakukan pembelajaran tatap muka.

Bagi para Dosen Fakultas Pertanian UNTAD yaitu DR. Ir. Ramal Yusuf, MSc/Ketua, Ir. Hawalina Kasim, MSc/Anggota dan Yusran SP, MSc/Anggota tidak menjadi persoalan.

Para Dosen ini tetap melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar SMA Negeri 1 Parigi walau dalam suasana Pandemi Covid-19.

“Pelatihan dan Pendampingan Kultur Jaringan sebetulnya telah menjadi agenda Dosen-Dosen di bidang bioteknologi sejak lama, namun SOP pelatihan serupa kali ini disesuaikan dengan prokes pandemi covid 19″ kata Hawalina kepada media ini.

Hawalina katakan bahwa dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat, pihaknya telah melakukan kontrol sebagai prasyarat keikut-sertaan setiap peserta, yaitu menjalani swab antigen dengan hasil negatif.

Selain itu sambung Ir Hawalina Kasim MSc kelahiran Parigi ini, peserta sangat dibatasi agar dapat menghindari kerumunan, juga digunakan screening suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum berkegiatan, urainya saat ditemui media ini di lokasi SMA Negeri 1 Parigi.

“Kegiatan ini sangat penting mengingat kurikulum pelajaran Biologi SMA Jurusan IPA membahas Kultur Jaringan tetapi hampir semua sekolah SMA dan SMK terkait di Sulawesi Tengah, termasuk SMAN 1 Parigi, belum memiliki fasilitas laboratorium untuk menunjang kegiatan kultur jaringan. Dan mau tidak mau kita harus menyesuaikan SOP kegiatan dengan pandemi covid 19 agar selain bermanfaat juga aman”, tuturnya saat ditanya tentang latar belakang program dimaksud.

Pemberian materi pelatihan dan pendampingan kepada Guru Biologi dan Siswa Jurusan IPA tersebut berlangsung di SMAN 1 Parigi dengan melibatkan sejumlah 20 orang siswa pada tanggal 6 Agustus 2021, terang mantan siswi SMAN 1 Parigi ini.

Sedangkan pelaksanaan teknik kultur jaringan diselenggarakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako pada hari berikutnya, atas dukungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.

Pelatihan saat memasuki wilayah Laboratorium Fakultas Pertanian UNTAD (F-doc)

Peserta mendapat materi tentang kultur jaringan, perbanyakan tanaman secara generative dan vegetative, perbanyakan tanaman secara konvensional dan modern, sambungnya.

Setelah mendapatkan materi dalam bentuk ceramah dan diskusi, peserta mempraktekkan langsung pelaksanaan kultur jaringan mulai dari pengenalan peralatan, cara pemilihan dan penyiapan eksplan, pembuatan larutan stok dan media kultur jaringan, sterilisasi eksplan, peralatan dan media, pelaksanaan teknik aseptik, penanaman dan pemeliharaan kultur.

Nampak para siswa-siswi SMAN 1 Parigi menerima ilmu dari para Dosen Pertanian UNTAD saat berada di Laboratorium (F-doc/Untad)

Lantas, apa tanggapan Kepala Sekolah SMAN 1 Parigi terkait adanya program para Dosen UNTAD tahun ini ?

Menurut Abd. Muis SPd, MSi, program Ara Dosen UNTAD yang bertandang ke Sekolah SMAN 1 Parigi sangat bermanfaat dan perlu realisasi pengabdian ini, terutama untuk kemashalatan para siswa dan siswi pilihan.

Sementara, untuk hasil atau output yang dicapai dalam pelatihan ini kata Kepsek, adalah guru dan siswa SMA Negeri 1 Parigi yang diutus menjadi peserta dan telah memahami dan memiliki keterampilan melakukan teknik kultur jaringan dan bersertifikat.

“Ke depan, diharapkan lebih banyak siswa yang dapat diikutkan, dan siswa terpilih kiranya dapat menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk memperdalam pengetahuan mengenai kultur jaringan dan bidang pertanian secara umum” kata Abd. Muis, S.Pd., M.Si, Kepala SMAN 1 Parigi dalam sambutannya saat pelatihan di Parigi. (**)

Wartawan : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here