Sidang Kasus Perampasan Kamera Wartawan TVRI Dinilai Lamban

0
251
Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh, didampingi Kasi Propam IPDA Masyukri dan PAUR Humas Aipda I Kadek Aruna (Foto : Humas Polres Palu)

PALU – matarakyatindo.com Terkait progress penanganan Kasus perampasan Kamera wartawan TVRI Sulawesi Tengah (Sulteng) Ryan Saputra, oleh oknum anggota Polres Palu pada peliputan aksi demonstrasi Mahasiswa beberapa waktu lalu, tinggal menunggu persidangan.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres IPDA Masyukri saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (30/12/2019) siang, di Mako Polres Palu.

“Rencananya sidangnya paling cepat Januari 2020, untuk tanggal berapa kami belum tahu. Pokoknya menunggu Operasi Lilin Tinombala selesai, jadwalnya kemungkinan tanggal 15 Januari 2020 disidangkan sembari menunggu Saran hukum serta petunjuk Polda Sulteng,” ujar Kasi Propam.

Ditambahkanya, yang bersangkutan diketahui merupakan anggota Reserse (Reskrim) Polres Palu tertunda kenaikan pangkat terkait masalah itu sesuai perbuatannya, untuk lama sanksi pangkat berlaku selama 6 bulan atau satu periode.

Sementara itu, Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh, SH.MH SIK berharap agar hal seperti ini tidak terjadi lagi kepada teman-teman jurnalis, dia selaku Kapolres Palu meminta maaf kepada rekan-rekan jurnalis terkait kasus ini.

“Kasus itu sekarang sudah kita tangani, laporanya polisinya (LP) sekarang ditangani Propam Polres, boleh juga konfirmasi ke Kasat Reskrim. Tentunya kita akan sidangkan kasus anggota tersebut,” tegas Kapolres.

Diketahui kasus tersebut sempat tertunda lama berapa kali semenjak pasca 25 November 2019, dikarenakan pertimbangan saran hukum (sarkum) dari pihak Polda Sulteng dan menunggu Operasi Lilin Tinombala 2019 berakhir.

Sumber : Humas Polres Palu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here