Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pembangunan PAUD Desa Malalan di PN Palu Hadirkan 15 Saksi

0
84

PALU | matarakyatindo.com – Bertempat di Pengadilan Negeri (PN) Palu, sidang Lanjutan atas dugaan Tindak Pidana korupsi pembangunan PAUD desa Malalan Kecamatan Mepanga Kabupaten Parimo Tahun Anggaran (TA) 2019 yang ke-empat kali dilakukan secara offline.

Sidang yang diagendakan Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Palu, Prov. Sulawesi Tengah itu berlangsung di ruangan sidang Chakra (Tipikor), Senin (15/12/2021).

Dalam agenda gelar sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fauzipaksi SH bersama Ketua Majelis Hakim yang dipimpin oleh Chairul Anwar, SH. M.Hum didampingi masing-masing anggota Majelis yakni Panji Prahistoriawan Prasetyo SH, Bonifasius Nandya Arywibowo SH. M Hkes.

Gelar sidang tersebut menghadirkan 15 orang saksi, diantaranya Hi. Moko Arianto Camat Mepanga, Sofyan Kasi PMD Kecamatan Mepanga, serta beberapa orang perangkat Desa dan Warga Desa Malalan.

Kacabjari Tinombo, Fauzipaksi, SH kepada Matarakyatindo.com, Senin (13/12/3021), menuturkan, dalam agenda persidangan perkara ini sudah termasuk agenda sidang pembuktian dan pemeriksaan saksi yang ke tiga kalinya, yang dihadirkan oleh jaksa Penuntut Umum, urainya.

Untuk sidang sebelumnya, kata dia yang di gelar pada akhir bulan November 2021 lalu telah menghadirkan sekitar 7 (tujuh) orang saksi oleh Penuntut Umum.

”Bahwa agenda persidangan ini semua total saksi yang telah dihadirkan di persidangan, sebanyak 22 (dua puluh dua) orang saksi” tambah Fauzi.

Sedangkan pada agenda sidang berikutnya, akan dilaksanakan pada pekan depan yakni pada tgl 21 Desember 2021 mendatang, masih dengan tetap menghadirkan Saksi Ahli oleh Penuntut Umum.

Sementara itu, dalam persidangan di pengadilan negeri (PN) Palu, pihak Terdakwa menghadirkan kuasa hukum dari kantor firma Yayasan Pengkajian, Konsultan dan Bantuan Hukum Unismuh (Palu), yang diketuai oleh sdr. Dr Osgar S. Matompo, SH MH. beserta Tim Penasihat Hukum lainnya.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here