Soal Akte Kematian Seorang ASN, Kades Kota Nagaya Menapik Tudingan Tidak Menampakan Hidungnya Dikantor

0
209

PARIMO matarakyatindo.com Terkait penerbitan Akte kematian seoran ASN baru baru ini. Kepala Desa (Kades) Kota Nagaya Kec. Bolano Lambunu (Bolam) Kab. Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Angkat bicara.

Kepada matarakyatindo.com kepala desa kota nagaya Maten Mamgiwa SE. Mengatakan soal akte kematian salah seorang warganya yang merupakan aparatur negeri sipil (ASN ) itu ada murni kelalain kami pemerintah desa. Ujarnya kamis 7/7/2022.

“Dirinya menjelaskan pada saat kami mengusulkan nama untuk diterbitkan akte kematian warganya di dusun V, ada dua nama yang sama yaitu Nurhayati hanya saja pada saat itu ada kekurangan NIK. Jelas Marten

Sehingga kami pemerintah desa kota nagaya mencari kembali data warga dusun V di buku besar desa, dan mengambil NIK di salah satu nama tersebut.

Kemudian kami usulkan penerbitan secara kolektif ke dinas kependudukan dan pencatatan sipil (disdukcapil) kab. Parimo untuk diterbikan aktenya. Kami akui memang ada kekeliruan . Ungkapnya.

Namun hanya saja nama Nurhayati yang dimaksud itu bukan seorang ASN akan tetapi berdasarkan usulan dari kepala dusun maka kami usulkan namanya.

“Pasalnya. Dua Nama nurhayati tidak ada titel atau gelar sehingga kami menganggap salah satu nama tersebut sesuai data kematian pada tahun 2019 silam. Maka kami usulkan secara kolektif data warga untuk dimutahirkan. Tutur dia

Dia juga menambahkan persoalan ini sudah diselesaikan olek selertaris desa (Sekdes) dan kaur pemerintahannya. Terkait tudingan yang menyebutnya tidak pernah menampakkan bqtang hidungnya di kantor itu tidak benar. Tambahnya

“Saya bukan tidak berada di kantor atau menghindar, akan tetapi sejak senin 27/6/2022 saya berada di kota palu untuk mengikuti bimtek beberapa hari, dan belum kembali, serta ada urusan keluarga beberapa hari kedepan. Tutupnya.

 

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here