Sosialisasikan Instruksi Presiden Tentang Protokol Kesehatan Dilakukan Melalui Olahraga Sepeda Santai

0
102

PARIMO | matarakyatindo.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola,M.Si dan Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Badrun Nggai, SE mengikuti sepeda santai (Gowes) dalam rangka menyemarakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Sosialisasi Instruksi Presiden No 6 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan bertempat di Desa Tolai Kecamtan Torue, Minggu, 16 Agustus 2020.

Gowes yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah bersama SMA sederajat se Kabupaten Parigi Moutong mengambil star di SMA Saraswati Tolai Kec. Torue dan Finis di Desa Braban Kecamatan Balinggi dengan rute menyusuri jalan Trans Sulawesi.

Gubernur Sulawesi Tengah. Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam sambutannya mengatakan Gowes dalam rangka memeriahkan HUT ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan upaya memupuk kebersamaan dan silatuhrahim melalui olahraga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid 19.

“Gowes ini sangat bagus. Disamping menyehatkan juga sebagai ajang silaturahim. Namun kita jangan lengah, tetap perhatikan protokol kesehatan covid 19.” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola.

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menambahkan, masyarakat jangan lengah, tetap waspada terhadap wabah covid 19.

“Walaupun daerah kita tergolong landai terhadap peneyebaran covid 19, namun kita semua harus selalu waspada.” tegas Longki.

Terkait dunia pendidikan, dikesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyampaikan akan mengeluarkan rekomendasi proses belajar secara langsung atau tatap muka bagi daerah zona kuning dan hijau namun dengan proses protokol kesehatan yang ketat serta dengan catatan yang harus dipenuhi pemerintah Kota maupun Kabupaten.

“Untuk proses belajar secara tatap muka, persyaratannya ketat yaitu harus ada pernyataan dari gubernur untuk merekomendasikan daerah zona kuning maupun hijau, pernyataan Bupati yang menjamin wilayahnya aman untuk menjalankan proses belajar secara tatap muka, harus ada penyataan orang tua tidak keberatan dilaksanakan proses belajar tatap muka dan pernyataan kepala sekolah maupun guru.” kata Gubernur Longki Djanggola.

Gubernur menambahkan, proses belajar secara tatap muka bukan kewajiban atau paksaaan melainkan pilihan.

“Resikonya sangat berbahaya bagi kesehatan utamanya anak anak. Jadi dipikirkan secara matang penyelenggaraan pendidikan secara tatap muka atau langsung.” pungkas Gubernur.

Diwaktu yang bersamaan, Wakil Bupati Parigi Moutong, H.Badrun Nggai mengapresiasi pelaksanaan Gowes di Kabupaten Parigi Moutong.

“Terima kasih kepada pemerintah provinsi sulawesi tengah yang melaksanakan gowes di kabupaten parigi moutong.” pungkas wakil bupati badrun nggai.

Gowes ini, juga diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, H.Ardi, S.Pd, M.M, Anggota DPR Provinsi Sulawesi Tengah, Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Para Kepala OPD Provinsi/Kabupaten Parigi Moutong, BUMN, para Club Sepeda Kota Palu dan Parigi Moutong, Para Guru/Kepala Sekolah SMA dan masyarakat lainnya.

HUMAS PEMDA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here