Tak Menyerahkan LPPDK, Caleg Peraih Suara Terbanyak Terancam Dibatalkan Sebagai Calon Terpilih

0
447

Jakarta – matarakyatindo.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memberikan sanksi kepada peserta Pemilu 2019 yang tidak mematuhi Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Sanksi akan diberikan berdasarkan kategori ketidakpatuhan LPPDK.

Dikutip dari iNews.id, Komisioner KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye harus dari sumber yang jelas dan tidak boleh dari sumber terlarang. Jika ada sumbangan dari pihak lain, ada batasan yang harus dipatuhi.

“Apakah ada sumbangan yang melampaui batas itu bisa dilihat kepatuhannya. Kemudian kalau ada yang nyumbang, jelas tidak. Objeknya, orang jelas atau tidak kemudian dibuktikan dengan alamat penyumbang, NPWP (nomor pokok wajib pajak) para penyumbang itu,” ujar Hasyim di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Menurutnya, sanksi akan dikenakan sesuai undang-undang yang berlaku. Misalnya, jika peserta Pemilu 2019 mendapatkan sumbangan dari pihak asing. Bisa dikategorikan orang asing, perusahaan asing dan pemerintah asing.

“Kalau memakai itu, itu kemudian sanksinya apa? Ya harus mengembalikan dana yang berasal dari sumber tidak jelas. Mengembalikan ke mana? Ke kas negara. Itu kemudian disetor ke kas negara dan bukti setor ke kas negara itu disampaikan kepada KPU,” ucapnya.

Sementara, sanksi kepada partai politik, caleg dan calon DPD tidak melaporkan penerimaan pengeluaran dana kampanye, akan dikenakan sanksi administrasi.

“Dibatalkan sebagai calon terpilih kalau kemudian potensial calon terpilih,” katanya.

Dia menambahkan, untuk keterbukaan informasi publik, KPU akan mengumumkan hasil audit tersebut mulai 1 Juni 2019 selama 10 hari. Masyarakat dapat mengakses informasi tersebut di laman resmi KPU, www.kpu.go.id

“Karena hasil audit baru diserahkan hari ini, maka tim KPU akan meresume hasil audit sepeti apa. Nah itu nanti yang dilaporkan kepada publik melalui website KPU,” ucapnya. (Berbagai Sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here