Terkait BPJS dan RUU KPK, Masa Aksi Akan Kembali Menggelar Aksi Yang Lebih Besar di Gorontalo.!!!

0
665

Gorontalo, matarakyatindo.com Aksi yang dilakukan IAIN Gorontalo menggugat refisi UU KPK dan Kenaikan BPJS Dikantor DPR Provinsi Gorontalo dan kantor Gubernur Gorontalo sempat memanas Kamis, 19 September 2019.

Masa aksi yang tergabung dalam aliansi organisasi intra kampus merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh Asisten satu Gubernur Gorontalo sehingga membuat masa aksi akan menggelar aksi yang lebih besar lagi.

“Memang benar bahwa aksi kami sudah direspon namun kami belum menemukan titik terang atau sebuah kesepakatan yang kongkrit terkait dengan tuntutan kami, dan kami akan mengelar aksi yang lebih besar lagi kalo tidak ada keseriusan dalam menanggapi tuntutan kami”, Ungkap Wahyudi S. Muhdin selaku koordinator lapangan.

Diwaktu yang berbeda wawancara yang dilakukan oleh salah satu Awak media MATARAKYATINDO Agung R. Datau selaku Presiden Mahasiswa juga mengungkapkan bahwa “respon yang disampaikan kepada kita itu tidak mewakili dari apa yang menjadi tuntutan kita bahkan apa yang kemudian disampaikan itu tidak mewakili satu dari apa yang menjadi isu tuntutan”, Ungkapnya

Agung juga menambahkan bahwa aksi kami hari ini sangat miris karena tidak ditanggapi oleh bapak Gubernur sendiri dan aksi ini akan terus berkelanjutan kalo tidak ada tindakan yang serius dari pemerintah.

Dan terkait dengan isu Refisi UU KPK dimana tidak ada satupun anggota DPR Provinsi Gorontalo yang berada ditempat sehingga menimbulkan dugaan bahwa ini merupakan strategi dari DPR untuk tidak bertemu dengan masa aksi.

“Kami sangat kecewa dengan ketidak beradaannya anggota DPR ditempat sehingga ini menimbulkan dugaan bahwa anggota DPR tidak mau bertemu dengan masa aksi dan tidak mau memberikan keterangan terkait dengan Refisi UU KPK”, tutupnya.

Reporter : Vijay Karundeng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here