Terkait Terbilit Piutang, Oknum PNS Akui Ini Ada Persoalan Pribadi, DiLaporkan Balik

0
234

PARIMO matarakyatindo.com Terkait Permberitaan sebelumnya yang menyeret salah satu oknum PNS di lingkup Pemda Kab. Parimo, yang terbelit utang sebesar Rp 35 juta kepada seorang warga, kini di akui dan di bantah oleh oknum PNS itu.

Kepada matarakyatindo.com TY mengakui benar ia memiliki piutang dengan salah seorang warga sebut saja stefanus Gabriel Batan sebesar Rp 35 juta. Namun itu adalah murni utang pribadi saya. Tuturnya. Rabu (27/7/2022)

Menurutnya, “ini persoalan pribadi saya dan stefanus, ia tak terima dirinya di adukan kepolisi pada 18/7/2022. Terkait itu, TY mengatakan bahwa dirinya bukan sengaja menghidari yang bersangkutan hanya saja persoalan piutangnya sudah di kait-kaitkan dengan persoalan pribadi saya. “ujarnya.

“Kata TY, saya bukan tidak bertanggung jawab dengan utang tersebut, seperti apa yang di katakan stefanus itu. Tidak punya etikat baik. TY tak terima dengan cara-caranya mengeluarkan bahasa dari mulut yang bersangkutan. Tambah TY.

Menurutnya, jika saya di anggap menghindarinya tentunya saya sudah tidak berada di tempat dan bahkan sudah tidak agi ada disini. Jujur saya tidak suka dengan tudingan yang di lontarkan oleh stefanus kepada saya. Keluhnya.

Lanjutnya, Dia juga mengatakan persoalan pribadinya bahkan di umbar ke orang banyak saya sesalkan apa yang di katakannya. berawal dari perkataan itu yang tidak sepantasnya di ucapkan ke orang-orang Makanya saya memblokir nomor kontaknya.

Kata dia, persoalan utang itu persoalan perdata kenapa harus di kaitkan dengan persoalan pribadi hingga dianggap bentuk penipuan Kapan saya menipu dia. Jelasnya.

Di sampaikannya bahwa yang bersangkutan pernah datang di kantor pada bulan April Lalu untuk meminta menandatangani kwitansi dan saya tanda tangani di karenakan ini tanggu jawab saya.

Atas aduan tersebut ia keberatan dan melaporkan balik stefanus kepolres parimo pada Rabu 27/7/202. Dan persoalan utang ini saya akan saya lunasi. Tandasnya.

 

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here