Terpidana Korupsi Koperasi TBK, Diesekusi Kejari Parimo

0
129

PARIMO, matarakyatindo.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah melakukan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap satu orang terpidana korupsi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD)kepada ketua Koperasi Tasi Buke Katuvu (TBK), Desa Petapa, Kecamatan Parigi Tengah pada tahun 2012-2017, yang menyebakan kerugian Negara mencapai Rp 2,1 miliar.

Terpidana tersebut, bernama Sugeng Salilama yang dieksekusi oleh tim Jaksa eksekutor berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 2431 K/ Pid.Sus/2022 tanggal 26 Juli 2022 melanggar pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 KUHP.

Sebelumnya, bahwa Kejari Parimo telah menerima surat putusan kasasi dari mahkamah agung (MA) bahwa terdapat dua nama yang menyebabkan kerugian negara, serta satu diantaranya di nyatakan onslag.

“Yang bersangkutan dijatuhkan pidana penjara selama 2 tahun dan pidana denda sebesar Rp 50.000.000,-. Kemudian, terpidana dijatuhi pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 894.371.250,-,” ungkap Kasi Intel, Kejari Parimo, Irwanto, dalam keterangan resminya, Jum’at malam, 14 Oktober 2022.

Kata Irwanto, tim Jaksa eksekutor yang dipimpin langsung oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Taufan Maulana, SH melakukan pengintaian dan penggambaran di rumah terpidana Sugeng Salilama di Desa Lebo.

Selanjutnya, tim Jaksa eksekutor melakukan penjemputan terhadap terpidana Sugeng Salilama, Terpidana pun, dibawa ke kantor Kejari Parimo untuk dilakukan pemeriksaan, sekaligus melakukan Rapid Antigen.

“Setelah dinyatakan non reaktif tim jaksa eksekutor langsung membawa yang bersangkutan menuju Lapas Kelas III Parigi di Desa Olaya,” tutupnya

 

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here