Tersangka Kasus IPAL Masih Mondar-Mandir, Eh!!! Ternyata Sudah Tahanan Kota

0
470

Foto : Erdan Sang Pelapor

Wartawan : Sumardin (Pde) / Deni

PARIMO | matarakyatindo.com – Kasus ijazah palsu oleh salah seorang Anggota DPRD aktif inisial WM yang ditangani Polda Sulteng saat ini tinggal menanti waktu yang tepat untuk diserahkan kepihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah karena dalam tahapan kelengkapan berkas (P21).

Yang menjadi pertanyaan netizen saat ini, mengapa WM sebagai tersangka belum juga ditahan ? Jawabannya karena tersangka IPAL ini selalu proaktif dengan pihak penyidik dan masih dalam kedinasan sebagai anggota Dewan Kabupaten aktif sehingga tersangka sebagai tahanan kota yaitu setiap Senin – Kamis wajib melapor di Polda.

Demikian pernyataan Erdan sebagai pelapor tunggal dalam kasus Ijazah Palsu (IPAL) kepada matarakyatindo.com tadi malam, Selasa (14/10/2020) di salah satu toko kelontong di persimpangan Kelurahan Kampal.

Erdan menjelaskan, untuk kasus Ijazah Palsu tetap menjadi fokus pihak penyidik Polda. Bahkan dalam perjalanan kasus tersebut, dirinya sebagai pelapor merasa nyaman karena penyidik tetap melakukan tugasnya sesuai protap yang ada.

“Kalau ada pelapor semua ditindaklanjuti dan pasti akan membuahkan hasil. Buktinya, dalam laporan IPAL seperti saat ini, ternyata WM jadi tersangka dan sebentar lagi akan dikirim di Kejati (P21)” urainya.

Dia menambahkan, terkait dengan kehadiran tersangka di Parimo mengikuti Paripurna, Selasa (14/10/2020) kemarin itu hal yang wajar, karena posisi WM sebagai tersangka adalah tahanan Kota yang wajib melapor setiap hari Senin – Kamis.

Jika disebut netizen bahwa tersangka masih mondar-mandir tanpa penahanan saat ini kata Irdan, yang penting statusnya sudah jelas sesuai edaran waktu yang berputar, “Kita tunggu saja kapan tersangka ini akan menduduki kursi ajaib di Pengadilan ? Nanti episode pemberitaan semakin seru apakah kasus ini benar atau tidak, kita tunggu saja” tutup Erdan sang aktifis pembela Pendidikan di Parimo ini. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here