Terungkap, Ada Terima Fulus Dari Penyedia BPNT Untuk Jaksa Di Parimo

0
302
Ilustrasi (foto, berita satu.com)

PARIMO matarakyatindo.com Menghebohkan Pemberitaan adanya bukti rekaman percakapan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum kepercayaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong (PARIMO), Sulawesi Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sejumlah media, tentang klarifikasi yang dilakukan oleh tim Kejari Parimo, bahwa terungkap pengakuan menghebohkan dari HH yang merupakan penyedia beras dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Beberapa waktu lalu.

“HH saat dimintai keterangnya mengakui, telah menjalani tahapan klarifikasi yang dilakukan oleh tim Kejari Parimo pada Rabu, 10 Agustus 2022.

Dirinya membenarkan, isi percakapannya dalam rekaman yang telah beredar tersebut, bahwa Kamal mengaku sebagai orang kepercayaan Kasi Intel Kejari Parigi, Agus jayanto. Dan sebagai orang kepercayaannya. namun dari peristiwa itu tidak ada lagi komunikasi dengan Kamal, ungkap HH, di Parigi, Rabu (10/8/2022).

Akan tetapi, muncul satu nama (SFD) merupakan Kepala Bidang (KABID) di Dinas Sosial Kab. Parimo, yang menggantikan posisi Kamal. SFD menyampaikan kepada agar HH tidak menghadiri panggilan Kejari Parimo.

Permintaan itu, tidak menghadiri panggilan dengan catatan harus segera menyelesaikan permintaan sejumlah uang Rp 20 juta. Untuk menutupi kasus tersebut. “HH keberatan dengan permintaan dengan jumlah tersebut

Menurut HH tidak sama dengan beberapa teman penyedia lainnya. yang juga diketahui dimintai uang untuk menutupi kasus itu. Ungkap HH.

“kata dia. Untuk besaran uang yang dimintai ke teman saya sebesar Rp 15 juta. Dia juga menyampaikan kepada MST selaku mantan Kadis Sosial Parimo. Atas permintaan sejumlah uang kepada penyedia BPNT. Terang HH.

Disampaikannya, sontak MST menghubungi SFD menanyakan perkara itu. Dari itu disepakati menjadi Rp 15 juta. Yang sebelumnya Rp 20 juta menjadi Rp 15 juta. Lanjut dia. “Kemudian uang tersebut diberikan melalui SFD untuk diserahkan ke kasi intel Agus jayanto. “Tambah dia.

Sementara itu penyerahan uang tersebut, diserahkan bersamaan dengan uang yang telah terlebih dahulu diberikan oleh penyedia lainnya, dengan total menjadi Rp 30 juta. Kemudian SFD menghubungi saya, kalau uangn itu sudah diserahkan kepada Agus jayanto. Jelas HH.

“Ia, juga mengaku dihadapan Jaksa saat dimintai klarifikasi, sengaja merekam percakapannya dengan Kamal karena dirinya merasa kesal Dengan Kamal, orang suruhan jaksa yang menghubunginya terus-menerus. Sehingga saya merekamnya dan ingin menyampaikan hasil percakapannya ke MST dan RKL Mantan Kabid Dinsos. Agar mereka tahu, ada permintaan uang kepada saya. Tandasnya.

Diketahui Sebelumnya, Kejari Parimo telah membentuk tim (Sprintug)untuk menelusuri beredarnya rekaman percakapan yang mengaku sebagai ‘peluncur’ Kasi Intel Kejari Parimo.

Kajari Parimo, Muhamat Fahrurozi mengaku, telah menerbitkan surat perintah tugas kepada sejumlah Jaksa, untuk mengundang seluruh pihak yang disebut dalam rekaman tersebut. Hingga berita ini di tayangkan pihak Kejari belum memberikan hasil pemeriksaan kepada sejumlah orang tersebut.

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here