Tewasnya FR 14 Asal Dolago Padang , Polres Parimo Tetapkan 1 Tersangka, Ini Motifnya.!!

0
497

Parimo || matarakyatindo.com Polres Parigi Moutong berhasil mengungkap misteri atas tewasnya gadis 14 tahun asal Desa Dolago Padang Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, kurang lebih 24 jam Sat-Reskrim Polres Parimo berhasil mengungkap dalang pembunuhan gadis FR (14) tahun, yang terjadi pada Jumat tanggal 27 Desember 2019 sekitar pukul 04:30 wita, sempat menghebohkan warga setempat.

Dalam konferensi pers, di halaman Polres Parimo, Kapolres Parigi Moutong AKBP Zulham Efendi lubis S I K, di damping Wakapolres Kompol I Ketut Tadius dan Kabag OPS Kompol F Tarigan, membeberkan motif penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya FR 14 tahun dengan luka tusukan di bagian leher kanan korban dengan sebilah parang, di ketahui belakangan tidak lain bahwa pelaku merupakan kakak ipar dari korban.

“Kronologi terjadinya penganiayaan yang merenggut nyawa korban, kejadiannya pada hari Jumat 27/12/2019, sekitar pukul 04:00 wita pelaku menghampiri korban yang sedang tidur pulas, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan, namun korban menolak dengan memgatai pelaku gila ‘stau kau ini’,” Tutur Zulham.

Lanjut, korban menolak ajakan pelaku yang merupakan kakak ipar yang masih serumah dengan orang tua korban dan pelaku, pelaku merasa kesal atas penolakan korban sehingga pelaku mematikan televisi, dan mengarah ke dapur mengambil sebilah parang, menghampiri korban yang masih keadaan tidur terlentang dengan selimut, pada pukul 04:30 wita pelaku menghampiri untuk kedua kalinya, namum korban terkejut pelaku yang membuka selimut.

“Korban sempat berteriak namum pelaku menyekap mulut korban dengan selimut yang di gunakan Korban dengan tangan kiri pelaku langsung menusuk leher korban, tak lama kemudian korban lemas dan tak ada suara lagi, pelaku membalikkan badan korban dalam keadaan tengkurap, kemudian pelaku membuang parang di kaki korban, pelaku kembali mencuci tangan di dapur untuk menghilangkan jejak pelaku masuk ke kamar tidur di samping istrinya” Ujar Zulham Efendi.

Sambungnya, tak lama kemudian korban berteriak dan mencoba bangun, dari teriakan korban sontak ibu korban terbangun kaget melihat kondisi anaknya sudah bersimbah darah, ibu korban berteriak minta tolong, saat itulah korban langsung di larikan RS namun nyawa korban tak terselamatkan,

Atas kejadian tersebut Polres Parimo menetapkan 1 tersangka yang merupakan kakak Ipar korban inisial SJL (16), pelaku merupakan pelaku penganiayaan mengakibatkan hilangnya nyawa FR 14, dari olah TKP sat Reskrim polres Parimo, berhasil mengumpulkan barang bukti dan menetapkan SJL 16 sebagai pelaku pembunuhan, dari barang bukti yang di kumpulkan, 1 bilah parang, 1 buah celana pelaku, 1 buah selimut, dan 1 buah baju korban.

“Barang bukti lainnya juga yang di temukan beberapa kaleng lem fox, dan 2 buah alat isap lengkap dengan pipet 1 korek macis gas, yang sudah di racik, oleh pelaku, kata Kapolres pelaku di jerat pasal 80 ayat (3) UU No 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti undang-undang No 1 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 23 perlindungan anak, dan pasal 338 KUHP” Bebernya.

Reporter : Deni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here