Tiga Desa Diparimo Minta Tunda Pilkades, P2KD Kabupanten Tahapan Tetap Jalan

0
247

PARIMO matarakyatindo.com Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di parimo pada tanggal 27/6/2022, tetap dilaksanakan sesuai tahapan pilkades sebab tahapan mengacu pada perbub nomor 47 tahun 2021 tentang pemilihan kepala desa (pilkades).

Namun masih ada desa yang keberatan atas ujian beberapa waktu lalu yang diselenggarakan oleh P2KD kabupaten yang desa melebihi 5 calaon kepala desa (Kades) maka akan dilaksanakan ujian tertulis dan wawancara.

Kepada media ini Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Agus Salim, Selasa 21/6/2022. Ia menjelasakan bahwa tahapan pilkades tetap jalan tidak menggugurkan tahapan yang sedang berjalan, meskipun masih ada desa yang keberatan atas hasil ujian kemarin pada tanggal (6/6/2022). Jelas Agus salim.

Dikatakannya, keberatan itu ada tiga desa yaitu desa ongka kec. Ongka malino, desa ambesia selatan kec. Tomini dan desa kayuboko kec. Parigi barat. Keberqtan mereka kami tetap terima dan akan di jawab secara tertulis sesuai perbub.

Lanjut dia. Tidak ada penundaan pilkades meskipun mereka merasa keberatan dan minta pilkades di tunda. Kemarin sudah di lakukan Ruang Dengar Pendapat (RDP) bersama komisi I DPRD Kab. Parigi Moutong kamis (16/6/2022). Ujarnya

“Pada RDP tersebut. juga dia menyampaikan tidak korum sebab hanya di hadiri ketua komisi dan 2 anggota komisi. Dia juga menuturkan kumdang akan menjawab keberatan secara tertulis.

Kami P2KD Kabupaten juga menunggu undangan dari DPRD untuk menjawab atas keberatan 3 desa tersebut. Tandasnya.

Sukiman Tahir Ketua Komisi I DPRD Kab.Parigi Moutong

Sementara itu Saat di temui Ketua Komisi I Sukiman Tahir, di ungkapkannya bahwa terkait keberatan 3 desa kemarin itu hanya persoalan hasil ujian tes, tetapi itu sduah di kunci dalam peraturan bupati (Perbub). Ungkap Sukiman.

Memang itu akan sulit, untuk menunda pilkades dikarekan sudah tidak ada cela untuk keberatan. Kami komisi I bukan pengadilan yang munutuskan. Sambutnya

Pada saat RDP kemarin meraka juga di dampingi kuasa hukum mereka. Akan tetapi ini akan riskan bila terus di persoalkan, menurutnya tahapan dan penetapan bakal calon sudah lewat dan hanya tersisa beberapa hari lagi sudah pemilihan.

“Tap, kami sebagai lembaga perwakilan rakyat kami menerima semua aspirasi tetapi kami belum bisa memutuskan harus meminta P2KD Kabupaten untuk menunda pemilihan yang sedang berjalan. Pungkasnya.

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here