Tiga Simpatisan Teroris Di tangkap PMII PC Touna Berikan Dukungan Kepada Kepolisian

0
309
Kapolres Touna Akbp Riski Fara Shandi S.I.K M.I.K Foto Bersama PC PMII Kab Touna

TOUNA matarakyatindo.com Ketua cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tojo Una Una bersama anggota PMII mendatangi Polres Touna dalam rangka audiens menayankan terkait 3 orang simpatisan teroris yang tertangkap di Tojo Una Una.

Kedatang PMII tersebut sekaligus meminta respon dan tanggapan Kapolres Touna. AKBP Risky Fara Sandhy S I K. M I K. “Menurut kami kelompok terorisme adalah kelompok yang meresahkan masyarakat dengan berkedok keagamaan. Ucap. Wahyu Nur Alamsyah.

Kata Wahyu, kepada media ini selasa (31/5/2022). Ia menjelaskan gerakan radikalisme bertentangan dengan nilai nilai pancasila sebagai dasar negara indonesia sehingga menjadi perhatian kita bersama khususnya kepolisian republik indonesia.

Sehingga kata dia “PMII hadir sebagai organisasi ekstra mahasiswa mengambil sikap dan berkomitmen memperjuangkan cita cita kemerdekaan indonesia. Kami sangat prihatin dengan adanya penangkapan 3 orang di kab. Tojo una una. Ujarnya

Kata wahyu, dengan itu kami berharap masyarakat tojo una una. terutama kepada generasi muda dan orang tua untuk menanamkan cinta terhadap bangsa dan daerahnya sendiri sebagai bentuk pengapdian.

PC PMII Touna Audiens Bersama Kapolres Touna Akbp Riski Fara Shandi S.I.K M.I.K

Serta untuk memelihara, membela, melindungi tanah air terkusus kab. Tojo una una, dari segala ancaman dan gangguan paham paham radikalisme. Bebernya.

Sementara itu “Kami melihat dari hasil audiens bersama Kapolres Touna. Polres Touna hanya menggambarkan tupoksi dan tanggung jawabnya sebagai pihak pengamanan dan penertiban, yang lebih tahu itu adalah densus 88.

Lanjutnya kami berharap ada semacam tindakan penyadaran secaran langsung dengan bentu seremonial yang melibatkan semua stekholder yang ada di kab. Tojo una una. Harap Wahyu

Kami PMII akan terus mendukung langkah langkah kepolisian republik indonesia untuk mengampanyekan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh degan paham paham radikal, dan tidak mudah terprofokasi dengan gerakan gerakan radikal.

Sebab dia mengatakan kita islam indonesia yang menjunjung tinggi toleransi dan mengharamkan tindakan yang menggunakan kekerasan yang bertentangan kaidah islam serta UU 45, sebab islam hadir untuk menciptakan perdamaian umat manusia. Pungkasnya

Deni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here