Tim Pengembang, BP Paud & Dikmas Sulteng Melakukan Kegiatan Pengembangan Model di Parimo

0
739
PARIMO | matarakyatindo.com – Dalam rangka peningkatan pengelolaan Lembaga Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF), BP PAUD dan Dikmas Sulawesi Tengah melakukan kegiatan Pengembangan Model dan merupakan tugas yang melekat pada Pamong Belajar di BP PAUD dan Dikmas.

Kepada media ini, Ketua tim Pengembangan Prosedur Operasional Standar (POS) Drs I. Nengah Wandra MSi mengatakan, penyelenggaraan fungsi
Pengembangan program pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat merupakan model pengembangan prosedur operasional standar sebagai penguatan dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) di SPNF – SKB Songulara Kabupaten Parigi Moutong tahun 2019.

“Inilah yang menjadi kajian kami sesuai hasil study eksplorasi bahwa terdapat permasalahan dalam hal pengelolaan SKB/PKBM di Kabupaten Parigi Moutong, yakni belum optimalnya pengelolaan pendataan, persuratan, Bimbinaan Kursus dan Pelatihan, Pendidikan Keaksaraan Usaha Mandiri dan Taman Baca Masyarakat, yang dilakukan oleh SPNF-SKB maupun PKBM” terang Nengah Wandra.

Dia mengatakan, pelaksanaan uji coba pengembangan prosedur operasional standar (POS) saat ini di ikuti 40 orang peserta terdiri dari para Kepala SKB, PKBM ditambah dengan para pengelolah atau bidang-bidang serta pamong belajar dan tutor.

Adapun judul Pengembangan Model yang dilakukan adalah “Pengembangan Prosedur Operasional Standar (POS) Dalam Mengoptimalkan Pengelolaan dan Pemberdayaan SDM Di SPNF-SKB Songulara Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2019”

Sementara untuk Tim Pengembang terdiri dari Ketua Drs. I.Nengah Wandra, M.Si bersama dua anggota yaitu Dra. Hasnawati dan Hj. Nurcahaya, S.Pd.
Didampingi oleh Akademisi /Praktisi Adnan M.Baralemba, S.Pd.,M.Si.

Pelaksanaan uji coba dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 15 Oktober 2019 sampai dengan 18 Oktober 2019 di SKB-Songulara Kabupaten Parigi Moutong, kata Nengah Wandra.

Dengan adanya Dokumen POS tersebut sambung dia, diharapkan dapat dijadikan pedoman para pengelolah SKB maupun PKBM dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yakni melakukan pelayanan pendidikan nonformal dan melaksanakan administrasi pada SPNF kuhususnya KB dan PKBM.

“Tim Pengembang dan BP PAUD dan Dikmas berharap semoga Prosedur Operasional Standar yang dihasilkan dapat dijadikan pedoman bagi Lembaga-Lembaga Pendidikan Non Formal khususnya SKB dan PKBM dalam mewujudkan Organisasi yang berkinerja tinggi (OBT)” tuturnya.

Nengah Wandra menambahkan, dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Tengah menyelenggarakan beberapa fungsi berkaitan dengan pengembangan program pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat.

Salah satunya untuk pemetaan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat serta Supervisi satuan pendidikan dalam melakukan pengembangan sumber daya pendidikan melalui pengelolaan sistem informasi pendidikan sebagai pelaksanaan kemitraan di bidangnya dan pelaksanaan urusan administrasi BP-PAUD dan Dikmas kuncinya.

Reporter : Sumardin || PDe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here