Tingkatkan Ekonomi Kaum Perempuan, Ibu Rumah Tangga Dapat Mandiri Melalui Tanaman Sayur Hidroponik

0
84
Editor : Sumardin (Pde)

PARIMO | matarakyatindo.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten menggelar pendidikan dan pelatihan pengelolaan makanan dan budidaya sayuran dengan cara hidroponik dalam rangka peningkatan ekonomi perempuan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Badrun Nggai, SE bertempat di Gedung SKB Songulara Desa Olaya, Selasa 24 November 2020.

Wakil Bupati dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dinas terkait yang telah memprakarsai kegiatan ini untuk memberikan kesempatan kepada kaum perempuan dalam mengembangkan potensinya melalui pengelolaan makanan dan budidaya sayuran dengan cara hidroponik.

Dengan dilaksanakannya pendidikan dan pelatihan pengelolaan makanan dan budidaya sayuran dengan cara hidroponik sambung Wabup, kedepannya dapat menjadikan kampung atau desa tematik sayuran hidroponik.

“Insya Allah tidaklah berlebihan jika saya mengatakan kedepanya dapat menjadi cita-cita kita bersama yakni membuat kampung tematik sayuran hidroponik di Kabupaten Parigi Moutong”. tutur Wakil Bupati.

Ditambahkannya, dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi lebih produktif dengan sistem tanam pangan hidroponik di setiap rumah masyarakat, ini dapat meningkatkan tingkat produksi masayarakat yang berimbas pada dikenalnya masyarakat kabupaten Parigi Moutong sebagai masyarakat pangan hidroponik.

Wabup berharap, kaum perempuan khususnya para ibu rumah tangga dapat mandiri melalui tanaman sayur hidroponik, dengan cara memanfaatkan potensi sistem instalasi hidroponik meskipun berada di kampung padat penduduk. Masyarakat harus mengetahui akan pentingnya bercocok tanam sayuran hidroponik yang berdampak pada ekonomi dan kesehatan.

Sementara itu ketua panitia pelaksana, Dahniar SPd,M.Si melaporkan bahwa pendidikan dan pelatihan peningkatan ekonomi perempun bertujuan mengimplementasikan ilmu yang di dapatkan dalam pelatihan ini sehingga dapat melatih dan memotivasi kaum perempuan untuk memanfaatkan limbah plastik untuk di jadikan bahan yang bermanfaat sehingga tidak mencemari lingkungan dan bernilai ekonomi.

Dahniar juga melaporkan, kegiatan ini diikuti 8 kecamatan dengan jumlah peserta 50 orang terdiri dari kecamatan Parigi 7 orang, kecamatan Parigi Barat 7 orang, kecamatran Parigi Tengah 6 orang, kecamatan Parigi Selatan 6 orang, kecamatan Parigi Utara 6 orang, kecamatan Balinggi 6 orang, kecamatan Torue 6 orang dan kecamatan Sausu 6 orang.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Parigi Moutong Yusnaini S.Sos. bersama para nara sumber.

Sumber : Humas Pemda Parimo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here