TNI Harus Netral Pilkada Tahun 2020, Jika Tidak Netral Akan Ada Hukuman Tegas Pimpinan

0
42

LUWUK | matarakyatindo.com – Dalam kegiatan kunjungan dan Tatap Muka Dandim 1308 Luwuk Banggai Letkol Inf. Fanny Pantouw, S.Sos., SM.Tr.Han., M.I.Pol. yang berada di jajaran Kodim 1308/LB di Kabupaten Banggai Kepulauan, yakni dilaksanakan di Koramil-10/Salakan yang dipimpin Kapten Inf. Abd. Azis dan Koramil-11/Liang dipimpin Kapten Inf. Agustinus Pajeko.

Pada kesempatan itu, Dandim 1308/LB memberikan arahan dan penekanannya kepada Prajurit Babinsa tentang perhelatan pesta demokrasi Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Wakil Bupati Tahun 2020.

“Dalam Kodim 1308/LB akan dilaksanakan kegiatan Pilkada, dalam kegiatan ini mungkin ada keluarga atau siapa yang mencalonkan. Untuk itu, kita harus tetap konsisten bahwa kita netral, kalau ibu-ibu memilih silahkan memilih, tapi tidak boleh ikut kampanye, tidak boleh mempengaruhi orang lain untuk memilih salah satu pasangan” terangnya.

TNI kata Dandim tetap harus netral untuk menjaga pesta demokrasi ini agar berjalan dengan lancar.  Karena kalau tidak netral maka kita akan terkotak kotak, dan kekuatan kita sekarang ini di negara kita adalah TNI. Kenapa, karena kita masih solid. Mereka dari luar berusaha memecah, baik memecah belah di tubuh TNI itu sendiri, maupun memecah belah TNI dan Polri. Kalau ada gesekan antara TNI dan Polri, mereka senang sekali, dan mereka katakan bagus, sehingganya hal ini jangan sampai terjadi. Kalaupun ada perselisihan wajar dan diselesaikan. Jangan membawa nama institusi, karena setiap orang memiliki perselisihan yang dikarenakan kepentingan.

Sehubungan Pilkada kedepan, Dandim tekankan secara tegas untuk TNI tetap netral, karena tidak ada arahan-arahan dari pimpinan untuk mendukung dan memenangkan salah satu pasangan calon ataupun memberikan bantuan dan kemudahan terhadap pasangan calon pada Pilkada tahun 2020.

“Kita harus memonitor kondisi dan situasi politik, kita harus tahu tapi kita tidak boleh membantu apapun bentuknya untuk pemenangan. Jika hal ini dilanggar, tentu saja akan ada hukuman yang sangat tegas dari pimpinan” urainya.

Selain kegiatan Pilkada kedepan, Dandim juga menambahkan bahwa aparat teritorial adalah tokoh yang dijadikan sebagai contoh kepada masyarakat, dimana Tentara atau Babinsa adalah sebagai duta-duta di masyarakat, sebagai tokoh yang terpelajar yang dapat di dengar di wilayah binaannya. Babinsa mampu mengurus keluarga berarti mampu mengurus dan membina masyarakat.

Jadi inilah tugas dari aparat teritorial. Olehnya itu, Babinsa adalah tokoh masyarakat di daerah atau di Desa, ada juga Babinkamtibmas, ada Lurah, Camat dan Kades. Jadi dengan ada tiga pilar ini, masyarakat dapat melihat bahwa tokoh-tokoh ini kompak. Jika potensi itu ada dan para tokoh kompak, maka masyarakat tidak dapat memprofokasi kita.

“Ingat jangan sampai kita terprofokasi atau terpengaruh adanya upaya yang dapat memecah belah hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri, sebab Polri adalah rekan kerja kita. Hal inilah akan menunjukan bahwa Babinsa dapat menunjukan citra terbaik bagi masyarakat” titip Dandim.

Kita bersyukur bahwa tugas-tugas kita adalah membantu masyarakat, membantu pemerintah daerah dan membackup Polri atau membantu tugas Kepolisian. Tentu saja hal ini adalah tugas mulia, apalagi di daerah Kepulauan ini.

Olehnya itu marilah kita laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tulus dan ikhlas, Inshaa Allah semua ini akan menjadi berkat bagi kita, serta menjadikan amal dan berkah bagi kita semua.

Tugas kita selain perang, juga harus menolong keluarga dan menolong masyarakat, sebagai contah terjadi musibah bencana alam dan sebagainya, kita harus membantu keluarga dan kita juga menolong masyarakat, karena hal itu adalah salah satu tugas pokok kita. Jadi tugas pokok kita operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang. Dengan peran itulah kita membantu tugas Polri, Pemda dan Masyarakat yang apabila ada penanggulangan bencana alam, terorisme, narkoba dan sebagainya.

Jagalah anak-anak untuk tidak terlibat dalam narkoba, adakan pengawasan jangan sampai keluarga kita yang kena, dan juga kepada masyarakat. Bila hal ini terjadi segera untuk dilaporkan. Karena kalau kita tidak laporkan, kita akan kena pasal pembiaran, setelah kita tangkap dan kita tahu, tapi kita diam saja, maka kita akan kena juga.

Dalam waktu dekat ini, ada kegiatan MTQ tingkat Provinsi di Kab. Banggai Kepulauan, diharapkan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, bertugas untuk mensukseskan kegiatan tersebut. Setelah itu, kita juga ada kegiatan TMMD yang dilaksanakan serentak diseluruh indonesia, dan kita salah satu perwakilan dari Kodam XIII Merdeka untuk melaksanakan kegiatan TMMD ke – 107, kita doakan semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses dalam pelaksanaan TMMD.

Tidak ada anggota TNI yang terlibat berburu, baik di hutan maupun lainnya, jika ada senjata dan diajak oleh masyarakat, anggota ikut berburuh. Hal ini tidak boleh terjadi, karena hal ini sangat berbahaya, dan tidak boleh menangkap ikan pakai setrum, atau memakai bom ikan.

Kenapa hal ini berbahaya, karena sudah banyak kejadian yang terjadi, dimana setelah terjadi korban tinggal menangis, karena tangannya kena bom dan kehilangan tangannya sendiri akhir menyesali. Hal ini tidak bisa terulang lagi, karena sudah kesetrum, jika berburu dan kena temannya atau masyarakat yang kena tembak, hal ini tidak bisa diulangi lagi. Terkait hal ini, merupakan penekanan yang harus dilaksanakan, dan semoga dapat dilaksanakan dengan baik.

Prajurit harus memiliki loyalitas yang tinggi, tidak dilihat pangkat dan jabatannya, misalnya prajurit ini baik karena pangkat dan jabatannya, tapi bagaimana seorang prajurit dapat melaksanakan tugas dengan baik sesuai posisinya dalam organisasi.

Kalau saya sebagai Babinsa, saya harus melaksanakan tugas dengan baik sebagai Babinsa. Itulah yang dihadapan yang maha kuasa seperti itu. Bukan karena dia pangkat letkol dan dia masuk surga, atau dia tentara dan dia punya kemuliaan, kenapa karena pangkatnya letkol, hal itu salah besar.

Jika pangkatnya Kopral, dan dia menjalankan tugas dengan tulus san ikhlas, yang jelas di depan yang maha kuasa itulah yang memiliki kemuliaan. Prajurit yang berbuat demi organisasi, sesuai dengan komitmennya sebagai abdi negara. Itulah kemuliaan prajurit dan bukan karena setingkat apa pangkatnya, tapi bagaimana dia melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan fungsi san jabatannya dalam organisasi.

Jadi inilah pegangan kita dalam melaksanakan tugas, dan ibu-ibu juga tentu saja punya kemuliaan, karena mendampingi suami yang melaksanakan tugas negara. Tentu saja itu adalah kebanggaan dan kehormatan bagi seorang wanita untuk menjadi seorang isteri tentara. Ibu-ibu harus bersyukur, bangga bisa mendampingi suami dalam melaksanakan tugas negara.

Perlu diketahui, walapun di wilayah kepulauan, tindak tanduk kita atau kegiatan yang kita laksanakan ditempat masing-masing itu termonitor sampai di angkatan darat. Dan apalagi yang maha kuasa melihat, bahwa prajurit ini penuh pengorbanan dan keluarga juga penuh pengorbanan, tentu saja kita yakin bersama amal yang akan dicatat oleh malaikat, Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan mudah-mudahan apa yang kita lakukan dapat menjadikan berkat bagi kita.

Kepada seluruh anggota, agar mewaspadai mafia rekrutmen anggota TNI Angkatan Darat di tahun 2020 ini, jangan menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang dari siapapun, karena yang minta bayar itu adalah mafia.

“Saya menegaskan bahwa terkait rekrutmen TNI Angkatan Darat itu gratis dan tidak dipungut biaya sepersen pun. TNI membutuhkan putra putri terbaik Angkatan Darat di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang tangguh dan unggul. Rekrutmen TNI AD di Banggai Kepulauan adalah tanggung jawab Danramil hingga Babinsa. Latih dan bimbing mereka” tutur Dandim Luwuk.

Saya meminta kepada masyarakat bila ada oknum atau mafia yang meminta imbalan duit dalam rekrutmen TNI AD agar segera melapor. Kami tidak segan-segan akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Terkait rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat tingkat Tamtama PK Gelombang I, masih dibuka hingga tanggal 10 Maret 2020 khusus di Kodim 1308/LB, dan untuk di Kota Palu sampai dengan 20 Maret 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Perwira Penghubung ( Pabung ) Kabupaten Banggai Kepulauan Mayor Inf. Sutikno, Pasi Ops Kodim 1308/LB Kapten Inf. Hamdja, Danramil-10/Salakan Kapten Inf. Abd. Azis bersama anggotanya, Danramil-11/Liang Kapten Inf. Agustinus Pajeko bersama anggotanya, dan Ibu-ibu Persit KCK Cabang XXII Ranting XI Salakan dan Persit Ranting XII Liang.

Reporter : Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here