Traffic Light Tak Berfungsi, Pengendara Terancam, Legislator ‘Marah’, Dishub Tak Miliki Anggaran…! Siapa Bertanggung-Jawab ?

0
411
Wartawan : Deni / Editor : Pde

PARIMO | matarakyatindo.com – Para pengguna jalan di dalam Kota Parigi sejak ‘matinya’ traffic Light (lampu merah) disejumlah perempatan nampaknya harus berhati-hati bila melintas. Bila berkendara tergesa-gesa, maka akibatnya terjadi ketabrakan. Siapa yang harus bertanggung jawab ?

Padahal sudah berulang kali disampaikan kepihak Dinas Perhubungan Kabupaten Parimo, baik oleh Kesatuan Lalulintas sendiri maupun teguran kecil oleh anggota Legislatif dari Komisi III Wawan Setiawan.

Namun penyampaian tersebut sepertinya ‘hampa’ karena yang berkepentingan masih belum bisa memperbaikinya dengan alasan belum punya dana. Sementara  kondisi lalu lintas di lokasi tersebut semrawut dan membahayakan pengguna jalan.

Melihat kondisi seperti ini, pihak wakil rakyat dari Komisi III Wawan Setiawan angkat bicara “Semestinya dinas tekhnis tanggap, begitu terjadi kerusakan langsung dilakukan perbaikan karena pentingnya fungsi traffic light tersebut,” ujar politisi PBB ini.

Menurutnya, sebagai jalur utama di dalam kota, keberadan lampu lalu lintas di simpang empat sangat penting. Apa lagi dana yang tergerus untuk perbaikannya pada tahun 2019 lalu bagi dua lokasi traffic Light (Lampu merah) depan kantor Bupati dan Kelurahan Masigi jalur dua dianggarkan 4 ratus jutaan. Tapi saat ini sepertinya sudah mati suri.

Wawan katakan, untuk memastikan arus lalu lintas lancar dan menghindari kecelakaan di jalan raya perlu kehati-hatian.

“Apalagi dilokasi jalan tersebut, volume dan intensitas kendaraan pengguna jalan sangat padat, seperti simpang empat kelurahan kampal, jalur dua kelurahan masigi dan bundaran kantor Bupati. Itu tak berfungsi, terangnya.

Wawan menegaskan, Dinas Perhubungan tidak boleh menutup mata dan membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Jika kondisi tersebut tidak disikapi, maka tidak menututup kemungkinan akan terjadi kecelakaan hingga berakibat fatal pada hilangnya nyawa pengguna jalan.

Dia juga menyampaikan langkah cepat oleh dinas tekhnis sangat diperlukan dalam memberikan solusi bagi keamanan dan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, Masyarakat memiliki hak untuk berkendaraan dengan tenang.

Apalagi lokasi lampu merah tersebut berada ditengah ibu kota kabupaten, sudah tentu aktifitas kendaraan sangat padat, sembari wawan berjanji akan membicarakan hal ini dengan dinas tekhnis agar segera dilakukan perbaikan secepatnya bisa di tindak lanjuti, kuncinya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here