Tunggakan Pajak Kendaraan Diparimo Masih Diurutan Pertama Disulteng

0
246

PARIMO matarakyatindo.com Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi tengah(Sulteng) menduduki posisi tertinggi tunggakan pajak kendararaan bermotor (PKB), berdasarkan data dari Sitem Samsat Online di Sulteng tahun 2022.

Kab. Parigi moutong paling tinggi tunggakan pajak kendaraan bermotor mencapai Rp 157,927,270,000 miliar dari data yang tercatat di sistem sam samsat online ada sekitar 476,456 unit yang menunggak pajak kendaraannya.

Data tunggakan pajak itu sejak tahun 2017 sampai dengan 2021, hal itu menunjukan bahwa dari 23 kecamatan yang ada, “Kec. Parigi ada sekitar 8.108 unit kendaraan yang pajaknya menunggak.

Kemudian Kec. Bolano lambunu 4.028 unit, Kec.Torue 3.637 unit Kec. Parigi selatan 3.452 unit, Kec. Mepanga 3.047 unit, Kec. Ampibabo 2.750 unit, Kec sausu 2.541 unit, Kec. Balinggi 2.408 unit, Kec. Moutong 2.209 unit Kec Kasimbar 2.003 unit, Kec. Tinombo selatan 1.477 unit, Kec. Toribulu 1.443 unit, Kec. Tinombo 1.310 unit, Kec . Tomini 1.187 unit, Kec. Parigi tengah 1.184 unit. Kec. Taopa 1.118 unit, Kec. Parigi Barat 1.054 unit, Kec. Parigi utara 930 unit, Kec. Palasa 851 unit, Kec. Siniu 820 unit, Kec. Ongka malino 726 unit, Kec. Bolano 379 unit, Sidoan 265 unit.

Dari total data tersebut jumlah kendaaran bermotora sekabupaten parigi moutong sampai dengan saat ini belum membayar tunggakan pajaknya mencapai 46.927 unit.

Selain itu berdasarkan Undang undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah bahwa jenis pajak terdiri dari 5 unit pajak. Pajak Kendaraan bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), dan Pajak Rokok.

Kelima pajak tersebut Kab. Parimo mendapatkan dana bagi hasil dari Badan pendapatan daerah provinsi tahun 2021 sebesar Rp 46,380,756,053 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan insfratruktur jalan, dan sarana prasarana, sedangkan pajak rokok 50 persen untuk kesehatan.

Kepada media ini jumat 17/6/2022, Kepala UPTB Samsat Parigi Irwin. Mengatakan, memang berdasarkan data tersebut agar menjadi perhatian masyarakat atas taat pada pajak kendaraan.

Dikatakannya bahwa jika masyarakat taat membayar pajak, dana tersebut merupakan sumber pembiayaan pemerintah daerah untuk pembangunan, ini menjadi perhartian kita semua untuk selalu taat wajib pajak. Ucapnya.

Saat di tanyakan saol pajak kendaraan dinas (Randis) Pemda Parimo ia menuturkan, untuk kendaraan dinas memang masih ada beberapa yang tidak terbayarkan pajaknya dan kami sudah menyurati Ke BPKAD Kab. Parimo. Sebab kendaraan dinas pun wajib bayar pajak bukan hanya kendaraan masyarakat saja. Tutur Irwin.

“Irwin, mengaskan kami akan selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan dan desa untuk menghimbau masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor untuk membayar pajak kendaraannya. Agar tidak kena denda jadi bayarlah pajak tepat waktu. Pungkas irwin.

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here