Usia Masuk 63 Tahun, Bupati Dua Periode di Parimo Tetap Menjadi Panutan Rakyatnya

0
160

PARIMO | matarakyatindo.com – Sosok Pemimpin daerah yang menjadi panutan rakyatnya saat ini genap usianya 63 tahun, sehingga harapan untuk membangun daerah tetap menjadi prioritas utamanya bersama orang nomor dua H Badrun Nggai SE.

Berdasarkan latar belakangnya, sejak memimpin Kabupaten Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu dan H Badrun Nggai SE selalu akrab demi untuk kemaslahatan rakyatnya, sebagaimana program visi dan misi.

Hari ini (3/3/21) Bupati Parigi Moutong genap berulang tahun yang ke- 63 tahun. Tampak Wakil Bupati Parigi Moutong H Badrun Nggai SE bertandang ke kediaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Parimo pukul 24.00 Wita sambil memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Samsurizal Tombolotutu dan dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Wabup Badrun dan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Dra Hj Noor Wachidah Prihartini S Tombolotutu yang merupakan istri tercinta Bupati Parigi Moutong.

“Selamat Ulang Tahun pak Bupati sehat selalu, umur panjang dan selalu bahagia bersama keluarga,”Ujar Wabup Badrun.

Jika melihat track Record perjalanan Panjang Bupati, hingga saat ini Kabupaten Parigi Moutong terus menerus selangkah lebih maju.

Banyak pembangunan infrastruktur yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hingga kini Pemerintah daerah terus membangun dan meningkatkan perekonomian rakyat dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang handal yang mampu bersaing di segala sektor.

Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu merupakan asli Putra daerah Kabupaten Parigi Moutong kelahiran Tinombo 3 Maret 1958.

Awal masa Dinas Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu sebagai prajurit TNI Angkatan Darat yaitu sejak tahun 1983 dan berakhir tahun 2008. Dengan pangkat Kolonel Infantri.

Adapun riwayat jabatan semenjak di disatuan. Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu pernah menjabat :

1. Komandan Peleton 3/A Yonif 501/KOSTRAD Pare pare

2. Komandan Kompi A YONIF 501/KOSTRAD

3. Komandan Kompi B YONIF 503/KOSTRAD

4. Kepala Seksi Operasi YONIF 503/ KOSTRAD

5. Kepala Seksi Operasi YONIF 303/KOSTRAD

6. Kepala Seksi Intelijen YONIF 503/KOSTRAD

7. Wakil Komandan Batalyon 303 YONIF 503/KOSTRAD

8. Komandan Sekolah Calon Tamtama Rindam XVII Trikora

9. Komandan Batalyon 731 KODAM XVI Pattimura

10. Kepala Seksi Operasi KOREM 142 Pare-pare
Komandan KODIM 1420 Sidrap.

11. Komandan KODIM 1405 Pare pare

12. Perwira Pembantu Bidang SDM Staf Teritorial KASAD

13. Perwira Pembantu Bidang Perencanaan TMMD Staf Teritorial KASAD

14. Sekretaris dan Dosen Sekolah Komando Angkatan Darat (SESKOAD)

15. Wabup Parigi Moutong (2008 -2011) dan Bupati adalah Longki Djanggola. Pada 2011 Longki Djanggola maju sebagai Gubernur Sulawesi Tengah.

16. Bupati Parigi Moutong menjabat 2 Periode dari 2013 hingga sekarang.

Adapun riwayat penugasan Bupati Samsurizal Tombolotutu sejak di Kostrad adalah

A. Dalam Negeri (Operasi perang) :

1. Operasi Seroja TIM TIM (1983-1984), (1985-1986), (1990-1991)

2. Operasi DOM Aceh (1984-1985), (1986-1987)

3. Operasi Irian Jaya (1996-1997).

B. Dalam Negeri (Operasi Kemanusiaan)

1. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi & Tsunami Aceh.

2. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi & Tsunami Pulau Nias.

3. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi Bantul Yogyakarta.

4. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi & Tsunami Pantai Pangandaran Jawa Barat.

5. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi Nabire.

6. Operasi penanggulangan konflik horisontal Kalbar & Kalteng.

7. Operasi penanggulangan konflik horisontal Ambon/Maluku.

C. Luar Negeri.

1. Kris Kartika (KEHAR MALINDO) IV di Malaysia.

2. Special Army Force (SAFHAR INDOPURA) II Singapura.

3. Pengamat Perdamaian Filipina Selatan
Training Army Force di Vietnam.

4. Training Army Force di Thailand.

5. Training Pasukan Perdamaian Dunia (PEACE KEEPING) di India.

6. Training Pasukan Perdamaian Dunia (PEACE KEEPING) di Jepang.

7. Pasukan Perdamaian Garuda XIV – PBB UNTAC di Kamboja.

Adapun penghargaan yang pernah diterima H Samsurizal Tombolotutu :

1. Satya Lencana Seroja
Satya Lencana Kestiaan XXIV.

2. Satya Lencana Santi Dharma

3. Penghargaan Khusus (UN Medal)

4. Penghargaan Pengembangan Kemajuan Daerah Kategori Pelayanan Publik 2014

5. Penghargaan Pasar Tertib Ukur 2015

6. Anugerah Aksara Pratama 2015

7. Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia:Peserta Terbanyak Kegiatan Menyelam Tanpa Alat

8. Penghargaan Rekor Dunia & Museum Rekor Dunia Indonesia: Renang Estafet Terpanjang Sepanjang 472 km Dengan Peserta Sebanyak 12.679 Orang Selama 7 Hari 7 Malam

9. Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia: Membaca oleh Peserta Didik Pendidikan Keaksaraan Terbanyak

10. Penghargaan Dharma Pertahanan 2015.

11. Penghargaan Pencanangan Kampung KB di Daerah Kabupaten Parigi Moutong 2016, dan masih banyak lagi penghargaan lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Sumber : Diskominfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here