Usianya Ke – 69 Tahun, Ditpolairud Polda Sulteng Kembali Release Keberhasilannya

0
251

PALU || matarakyatindo.com – Kurun waktu usianya yang ke 69 tahun, jajaran Polisi perairan dan udara (Polairud), terus menjukkan kinerjanya untuk mengamankan periran di tanah air.

Hal tersebut juga ditunjukan Ditpolairud Polda Sulteng dibawah komando Kombes Pol. Indra Rathana, S.I.K.

Pagi tadi, Senin (9/12/2019) dihadapan media, Dirpolairud Polda Sulteng melakukan press konference terhadap dua kasus yang menjadi kewenangannya, pertama penangkapan terhadap kapal tanpa nama yang diketahui menangkap ikan menggunakan racun kamanre pada Senin (2/12/2019) diperairan Kabupaten Donggala yang dilakukan oknum warga Balukang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala inisial A dan J karena perbuatannya membahayakan kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan, sebagaimana UU No.45 tahun 2009 tentang perikanan dg ancaman 6 tahun dan denda Rp 1,2 Milyar.

Kedua penangkapan Kapal tanpa nama pada (3/11/2019) di wilayah perairan Kabupaten Bangkep, diketahui telah membawa satwa yang dilindungi berupa dua puluh tiga ekor penyu, karena diduga melanggar UURI No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dg ancaman 5 tahun dan denda Rp 100.000.000 yang dilakukan oleh ‘R’ seorang nelayan dari Kecamatan Bullagi Selatan Kabupaten Bangkep.

Para tersangka saat ini telah dilakukan penahanan di Ditpolairud Polda Sulteng, berikut barang bukti yang sudah disita untuk keperluan penyidikan.

Sedangkan untuk dua puluh tiga ekor penyu yang dilindungi setelah proses penyidikan awal selesai akan segera dilepas kembali ke alamnya untuk menjaga agar habitatnya tetap lestari,” tutup indra.

Sumber : Humas Polda Sulteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here