Usut Dugaan Korupsi Kades Tiga Pulau di Touna!

0
477

Touna – matarakyatindo.com Aroma korupsi menyengat di Desa Tiga Pulau, Kecamatan Walea Kepulauan, Kabupaten Tojo Una Una. Inspektorat dan aparat penegak hukum diminta periksa kades.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Touna Corruption (TCW) Tojo Una Una, Moh. Aqsa, dia menjelaskan informasi tersebut Berdasarkan Laporan BPD Tiga Pulau.

“Laporan BPD bahwa pada Desember tahun 2019 ada Sekitar Rp. 600.000.000 Dana Desa (DD) Tiga Pulau Tidak Bisa dipertanggung Jawabkan oleh Kepala Desa,” tegas Aqsa Jumat (1/24).

Ia mengataka, KAS Keuangan Dana Desa Habis dan Program tidak ada Realisasi, Antara lain : 1. Perahu Nelayan 25 unit Rp. 105.000.000 (Tidak ada realisasi) 2. Pembangunan Jembatan Rp. 200.000.000 (Tidak Selesai) 3. Timbunan Tanggul Masjid Rp. 8.400.000 (Tidak ada) 4. Pengadaan Kebel Listrik Rp. 25.000.000 ( Tidak ada). 5. Perbaikan Lapangan olah raga. Rp. 85.000.000 (Tidak ada) 6. Pekerjaan Air Bersih Rp. 66.400.000 (Tidak ada) 7. Pengadaan Ambulance Desa Rp. 15.000.000 (Tidak ada) 8. BBM kantor Desa & Paud 1.200 Liter Rp. 12.000.000 ( Tidak ads) 9. Pengadaan Seng Gelombang 140 Lembar Rp. 11.000.000 (Tidak ada) 10. Pengadaan Pukat Rp. 8.000.000 (Tidak ada) Dan Masi banyak lagi.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Harus ditindak tegas agar ada pembelajaran bagi desa lain. Dana Desa harus diselamatkan dari ulah oknum kepala desa yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Kepala Desa Tiga Pulau, bernama Dirman DJ. Lola, tidak mampu mempertanggung jawabkan Dana Desa hingga Desember 2019, Kades tidak mengumumkan realisasi APBDesa Tahun 2019.

“Ini telah melanggar asas dan prinsip dalam pengelolaan dana desa,” papar Aqsa.

Dihubungi, Ketua BPD Desa Tiga Pulau, Muhlis M. Lemba, membenarkan dugaan adanya aroma korupsi DD di Tiga Pulau, Kecamatan Walea, Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah itu.

“Ia pak semua diatas itu benar, bahkan kita sudah laporkan ke bupati, Polres, Kejaksaan, BPMPD dan Inspektrat tapi sampai sekarang tidak ada tanda-tanda akan ditindaklanjuti,” ketua BPD.

Ia mengatakan jika tidak ada kejelasan dari pihak terkait di Tojo Una-una dia akan melaporkan masalah itu ke Badan Pemeriksa Keuangan Sulawesi Tengah di Kota Palu.

Penulis : TIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here