Walau Virus Corona ‘Mengintai’, Jajaran Polres Parimo Tak Menghentikan Dalam Penegakan Hukum

0
2632

PARIMO | matarakyatindo.com – Kasus virus Corona saat ini selalu ‘mengintai’ manusia tanpa pandang bulu. Namun bagi Institusi Polisi dari jajaran Polres Parigi Moutong terus bekerja melaksanakan penegakan hukum diwilayahnya.

Terbukti pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 jajaran Polsek Ampibabo yang dipimpin Kapolsek Iptu H. Haris melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap seorang pengedar sabu – sabu.

Adapun identitas pelaku barang haram ini yaitu inisial A (48) ber-KTP Dusun 1 Desa Lemo Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong yang diciduk petugas tanpa melakukan perlawanan.

Penangkapan terhadap pelaku ‘penjajah’ kristal syetan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa terganggu, sehingga melaporkan kepihak berwajib.

Atas dasar laporan itulah kata Kapolres Parimo AKBP Zulham Lubis SIK melalui Kapolsek Ampibabo Iptu H. Haris, langsung menurunkan anggotanya ke – TKP untuk dilakukan penangkapan.

Dari hasil pengungkapan dan penangkapan terhadap A diperoleh barang bukti (BB) Uang sejumlah Rp.
7.000.000 pecahan 50 ribu rupiah, Uang sejumlah Rp.11.000.000 pecahan 100 ribu rupiah, Uang sejumlah Rp.5.000 1 lembar, Uang sejumlah Rp.10.000 1 lembar, 1 Paket Besar Narkotika Jenis Shabu, 2 Paket Sedang Narkotika Jenis Shabu, 2 Paket Kecil Narkotika Jenis Shabu, 1 Pak Plastik kecil Pembungkus Shabu, 3 Buah Macis, 1 Buah Dompet Kecil, 3 Buah Pipet, 2 Buah Tas, 1 Buah Hp merek Oppo Warna Biru dan 1 Buah Hp merek Nokia warna Putih.

Giat pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku Sabu – Sabu merupakan hasil dari giat razia rutin Polsek Ampibabo yang berhasil mengamankan MF (33) warga dusun II Desa Tiga Kecamatan Ampibabo – Parimo yang membawa Narkotika Jenis sabu, dan selanjutnya dikembangkan dan dilakukan penangkapan terhadap pengedar inisial A, urai Kapolsek.

Pesan Kapolres Parimo, mari tingkatkan Iman dan Taqwa dan secara bersama-sama menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta stop hoax isu virus corona yang dapat meresahkan masyarakat, percayakan informasi yang berlisensi dari pemerintah.

Reporter : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here