Wabup Launching BPNT “Penerima Bantuan Harus Sesuai Dengan BDT”

0
372

PARIMO | matarakyatindo.com – Wakil Bupati Parigi Moutong H. Badrun Nggai, SE melaunching Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bertempat di Taman Raja Tombolotutu Kecamatan Tinombo (30-10-2019).

Launching ini ditandai dengan penyerahan kartu Keluarga sejahtera secara simbolis kepada penerima BPNT yang disaksikan Asisten Administrasi Umum Arman Maulana, Kepala Bidang Komersil Perum Bulog Sulawesi Tengah Juharno Lalundu, SE, Kepala Cabang BRI Parigi Moutong Kurniawan prihatmaka, Kapolsek Tinombo, pendamping PKH dan Penerima BPNT.

Juharno Lalundu SE, selaku Kepala Bidang Komersil Perum Bulog Sulawesi Tengah dalam sambutan mengatakan ada beberapa hal yang beruba dari yang dulunya bantuan Masyarakat Miskin (Raskin) kemudian pemerintah melakukan program bertransaksi secara elektronik agar supaya tidak terjadi penyimpangan penyimpangan.

“Kali ini programnya menyerupai kartu ATM dan kartu tersebut di gesekan di E-warung yang sudah bekerja sama dengan BRI untuk berbelanja di E-warung”, urainya.

Kami dari perum bulog mengucapkan terimakasih kepada Pemda Parigi Moutong yang mendukung secara penuh program bantuan pangan, baik itu bansos rastra maupun BPNT yang kita launching hari ini, tambahnya.

Sementara itu Wabup mengatakan bantuan BPNT merupakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak mampu yang berbasis data terpadu dengan tujuan dapat memberikan kemudahan kepada KPM untuk pemenuhan pangan mereka.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten menyambut baik kegiatan ini dan apresiasi setinggi tingginya kepada Bank BRI dan Bulog yang telah siap membantu Kabupaten kita dalam menyalurkan BPNT, juga akan melaksanakan serentak E-warung di seluruh Kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong” ungkap Wabup.

Selain itu Wabup berharap bantuan ini disalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerimanya dan beri pendampingan karena akan timbul banyak sekali pertanyaan dari masyarakat.

“Saya berharap yang menerima manfaat ini harus sesui dengan BDT (basis data terpadu) agar jangan melenceng dari data tersebut” terangnya.

H Badrun menyatakan, jika tahun-tahun sebelumnya kepala desa dan perangkatnya yang mengunjungi masyarakatnya. Tetapi tahun ini kita balik, tolong masyarakat sendiri yang datang ke kantor desa untuk melihat namanya apakah ada atau tidak dalam penerimaan bantuan-bantuan,. Jika tidak ada agar segera melaporkan ke kepala desa setempat, pinta Wabup.

Untuk diketahui bahwa Kabupaten Parigi Moutong mendapat kuota Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejumlah 38.413 orang yang tersebar di 23 Kecamatan, yang telah mendapatkan kartu BNPT sebanyak 29.534 orang sedangkan yang bermasalah atau belum menerima kartu BPNT berjumlah 8.879 orang.

Khusus BPNT nominalnya 110 ribu rupiah perbulan setiap KPM disalurkan dalam bentuk non tunai ke penerima Kartu Keluarga Sejahtera dipergunakan untuk membeli bahan pangan berupa beras dan telur tetapi tidak bisa dibelanjakan untuk yang lain.

Sumber : Humas Parigi Moutong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here