Warga Binaan Kabur Lewat Tembok, Pegawai Rutan Olaya – Parigi ‘Kelabakan’

0
1126

PARIMO || matarakyatindo.com – Salah seorang Warga binaan (Wabin) rutan kelas III Parigi Berhasil melompati tembok lapas setinggi 8 M, napi tersebut melarikan diri pada Sabtu (14/12/2019) sekitar pukul 04.30 WIB pagi, menyebabkan pegawai rutan ‘kelabakan’ atas pelarian tersebut.

PLT Rutan Olaya Parigi Agustinus S.Sos membenarkan atas hilangnya warga binaan. Dia mengatakan, atas pelariannya itu, pihak Lapas baru mengetahui ketika dilakukan pemeriksaan melalui absensi yang ternyata salah seorang warga binaan kabur melompati tembok lapas yang menggunakan tali dari untaian kain dan selimut.

“Memang ada satu orang napi kabur tanpa diketahui oleh petugas jaga karena pelariannya sudah terencana dengan melompat pagar lapas setinggi 8 M pada Sabtu pagi pukul 04.30 wita” jelasnya.

Menurut Augustinus, identitas warga binaan yang kabur itu berinisial G, dimana saat meloloskan diri dengan cara melompat pagar menggunakan alat bantu kain.

“Kami baru tahu setelah salah satu petugas melaporkan pada pagi hari ada warga binaan melarikan diri dengan melakukan pengecekan rekaman CCTV. Dari gambar terlihat bahkan napi dengan santai berjalan keluar setelah melompati tembok lapas” ucapnya.

Dia menambahkan, seluruh petugas Rutan Olaya tak merasa ada gelagat yang mencurigakan kepada warga binaan tersebut. Pasalnya sang wabin tak menunjukkan perilaku yang buruk selama kurang lebih setahun jadi warga binaan.

Bahkan prilaku lugu sang napi benar-benar tidak menunjukan gelagat mencurigakan, sehingga kami mempercayainya untuk mengelola koperasi rutan. Tapi tak disangka dari sifat lugunya itulah sang Wabin menggunakan kesempatan untuk melarikan diri.

“Kaburnya warga binaan ini bukan karena minimnya petugas yang menjaga nara pidana setiap hari. Namun karena ada cela yang bisa di manfaatkan para napi” terangnya.

Saat di tanyakan terkait langkah Rutan untuk melakukan pengejaran kepada napi tersebut ? Ia mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan kakanwil, dan Polres Parigi Moutong untuk melakukan pencarian. Namun tetap upaya melakukan pengejaran terus dilakukan, karena warga binaan yang kabur itu akan menyandang
menyandang napi buron seumur hidup, pungkasnya.

Reporter : Deni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here