Warga Heran, Kamar Mayat RS. Anuntaloko di Bangun Berhimpitan dengan Rumah Warga

0
557

Parimo – matarakyatindo.com Ironis BLUD RS anuntaloko di persoalkan pasalnya gedung kamar mayat yang di bangun pada tahun 2018, sengaja di bangun berdekatan dengan komplek padat penduduk, ini menjadi pertanyaan warga setempat yang tinggal berdekatan dengan gedung fasilitas BLUD RS anuntaloko.

Paket lelang pokja BLUD RS anuntaloko. Dan pihak RS rumah sakit tidak memikirkan sebelumnya untuk bangun BLUD RS Anuntaloko kamar mayat yang berhimpitan dengan rumah warga Jln. Maggau Janggo Parigi, berdasarkan pantauan media ini, bangunan tersebut di bangun berhimpitan dengan rumah warga yang tinggal seputaran RS Anuntaloko.

“Awalnya warga tak mengetahui gedung yang di bangun itu kamar mayat, dan pihak RS tak memberitahukan bangunan yang akan di bangun itu adalah kamar mayat bahkan papan nama saja tidak di pasang, salah satu warga yang mempertanyakan bangunan apa itu, pihak RS bungkam” Ungkap warga jl Magau Janggo Parigi An (52) ke media ini.

“Sempat kami pertanyakan ke pihak rumah sakit, gedung tersebut namun pihak RS enggan menjawab, Direktur ini buat Kamar mayat disekitar pemukimam penduduk . Apa tidak pikir dampak dari kamar mayat bagi piskologi anak dan lingkungan sekitar tambah lagi dari bau aroma dari kamar mayat jelas menyengat” Tambah An.

“Kami warga komplain dan sesalkan terhadap bangunan ini sebab di bangun berdekatan dengan rumah warga belum lagi dekat jl utama Magau Janggo, apa pihak RS pikirkan nasib warga setempat, jika dari awal kami tahu ini gedung kamar mayat pasti kami langsung komplain, kami baru tahu setelah bangun ini sudah jadi dan tertulis di situ kamar mayat” Sambungnya

Bangunan yang di bangun melalui lelang paket LPSE Pokja Satker BLUD RSUD Anuntaloko tahun 2018 menghabiskan DAK yang di duga diambil dari anggaran pedapatan belanja daerah APBD, kurang lebih Rp 856.000.000. Tanpa memikirkan dampak yang akan di timbulkan, ini menjadi pertanyaan besar warga setempat, anggaran begitu besar malah di bangun dekat padat pemukiman apakah tidak ada tempat lain” Ucapnya.

Reporter : Deni Renaldi

Email Redaksi : media@matarakyatindo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here