Warga Terdampak Banjir Ogotumubu Minta Perhatian ‘Cepat’ Wakil Rakyat

0
76

PARIMO | matarakyatindo.com – Cuaca ekstrem yang terjadi pada beberapa bulan terakhir mengakibatkan sebagian daerah terendam banjir, seperti di Kecamatan Tomini desa Ogotumubu dan Ogotumubu barat akibat curah hujan yang cukup tinggi, menyebabkan sungai disekitar meluap.

Warga yang terdampak banjir meminta kepada para wakil rakyat untuk peduli terhadap kejadian tersebut. Paling tidak, Pemda dan DPRD lebih memperhatikan warga yang terdampak akibat luapan sungai yang merendam dan merusak pemukiman warga.

“Kami Warga Desa Ogotumubu dan Ogotumubu Barat yang dibelah oleh sungai Ogotumubu mulai merasa panik karena Intensitas curah hujan yang tinggi sebagai pemicu terjadinya banjir bandang, khususnya di sungai Desa Ogotumubu selang 3 bulan terakhir ini” celoteh Fahmi sebagai warga desa Ogotumubu.

Menurutnya, saat banjir pertama terjadi pada tanggal 12 Juli 2021, kemudian banjir susulan kedua terjadi pada tanggal 18 Agustus 2021 dan banjir yang ketiga pada tanggal 12 September 2021. Ini menjadi kekhawatiran warga, dan dapat menimbulkan Kerugian materil warga.

Kata Fahmi, banyak rumah warga terendam, ternak warga terbawa arus, Tanaman warga siap panen rata dengan tanah tertindis lumpur, pohon kelapa banyak yang tumbang dan masih banyak lagi kerugian material yang tidak sempat terhitung.

Oleh karena itu, kami selaku warga hanya bisa berharap agar kiranya pemda bersama DPRD Parigi Moutong dapat lebih peka dengan kejadian yang terjadi kurun waktu 3 bulan terakhir, pintanya.

Sementara, alat berat (exavator) yang diturunkan belum bisa mengatasi pengerukan sungai beberapa Minggu kemarin, tetapi semuanya kembali menjadi Nol karena material yang dikeruk tergerus Arus Banjir yang besar dan deras, tambahnya.

Dari fakta di lapangan, dimana pada hari Selasa pukul 03.30 wita, warga Desa Ogotumubu dan Ogotumubu Barat terbangun dari tidurnya karena kaget dengan suara hujan dan petir.

Tak hanya itu, kekhawatiran akan terjadi banjir susulan mulai muncul dibenak mereka, sesekali menengok ke arah jendela mengecek keadaan debit air dihalaman rumah, apakah sudah meninggi ataupun berubah warna.

kami berharap perhatian dari Pemerintah Daerah dapat meminimalisir terjadinya Banjir, ini menjadi PR, sehingga dengan adanya bencana banjir ini kiranya ada solusi menuntaskannya, bahkan jika perlu siapapun yang terlibat didalam (penebangan liar), mohon diberi hukuman yang seberat-beratnya.

“Harapan kami banjir kemarin adalah banjir terakhir. Pemerintah Daerah dapat mengambil langkah strategis untuk pengerukan badan sungai Desa Ogotumubu, dengan menormalisasi sungai melalui pembuatan Bronjong sepanjang bantaran sungai” tutupnya.

Wartawan : Deni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here