Waspada Cuaca Ekstrim, Eks Parigi Dua Kali Banjir Hancurkan 10 Tempat Sarana – Prasarana, Total Kerugian Rp5,578 M

0
149

PARIMO | matarakyatindo.com – Pasca banjir menerjang Eks Kecamatan Parigi seperti Kecamatan Parigi Selatan, Parigi dan Parigi Barat yang terjadi tanggal 13/14 Juli 2020 sesuai data yang dirilis BPBD Parimo telah menghancurkan 10 jenis sarana dan prasarana baik milik warga maupun milik pemerintah.

Berdasarkan Update data sementara banjir tanggal 14 Juli 2020 terinput untuk tiga kecamatan eks Parigi yang terdampak adalah desa Masari, Tindaki, Dolago dusun (1), Boyantongo dusun (1)-(3)-(4), Lemusa dusun (2), Kecamatan Parigi Selatan serta desa Olobaru (Kecamatan Parigi Barat) dan desa Olaya, Pombalowo dusun (1)-(3), Bambalemo, Air Panas Kecamatan Parigi.

Total rumah milik warga yang hanyut akibat banjir sebanyak 22 rumah, terancam 42 rumah dan terendam 155 rumah dengan tafsiran kerugian RB / hilang diperkirakan capai Rp 4 Miliyar lebih.

Berikut jenis sarana dan prasarana yang terkena dampaknya yaitu sawah milik warga sebanyak 2 hektar senilai Rp18 jutaan, bangunan TPI Rp 350 juta, MCK umum Rp 60 juta, Tower WiFi desa Rp 20 juta, Bangunan air bersih Rp 30 juta, Kapal nelayan Rp 500 juta, jembatan penghubung desa Rp 750 juta, jembatan trans Sulawesi jalur II Rp 200 juta serta dua jembatan penghubung desa senilai Rp 3,650 Miliar dengan total Rp 5,578 Miliar.

Data warga yang terdampak berdasarkan laporan terakhir Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong Kamis (16/7/2020) tercatat 3.091 jiwa atau 889 KK terdampak dan sejumlah 412 KK atau 1412 jiwa mengungsi.

Untuk tetap mewaspadai cuaca ekstrim saat ini, Kepala BPBD berharap agar warga yang berdiam di lokasi terjangan banjir untuk terus waspada dengan hujan yang tidak meredah demi menghindari ‘ancaman banjir’ berikutnya, harap Azis Tombolotutu Kepala BPBD.

Penulis : Sumardin Husain (PDE)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here